PMI Bengkulu Ajak BUMN, BUMD, OPD dan TNI/Polri Rutin Donor Darah
- 30 Jun 2026 12:15 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu meyebut kebutuhan darah di Bengkulu minim ketersedian. Karena itu PMI mengajak BUMN, BUMD, OPD, TNI/Polri, dan instansi vertikal membahas upaya peningkatan jumlah pendonor darah sukarela untuk memenuhi kebutuhan darah di Bengkulu.
Kepala UPTD Transfusi Darah PMI Provinsi Bengkulu yang juga Ketua Panitia, dr. Vini Restu Insani, menyampaikan bahwa darah merupakan komponen penting dalam pelayanan kesehatan yang hanya dapat diperoleh melalui donor darah. Hingga saat ini, PMI Provinsi Bengkulu terus memberikan pelayanan transfusi darah selama 24 jam setiap hari.
Menurut Vini, kebutuhan darah terbesar dan paling rutin berasal dari pasien thalasemia yang harus menjalani transfusi darah dua kali dalam sebulan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PMI harus menyediakan sekitar 80 kantong darah setiap minggu.
Ia menjelaskan, selama periode 2024 hingga 2025 ketersediaan darah di PMI Provinsi Bengkulu rata-rata hanya sekitar 2.500 kantong. Padahal, terdapat sekitar 200 instansi mitra PMI yang berpotensi mendukung kegiatan donor darah secara rutin.
Vini menambahkan, selama ini donor darah rutin lebih banyak dilakukan oleh instansi BUMN dan BUMD. Sementara OPD maupun lembaga negara umumnya mengadakan donor darah hanya pada momen tertentu, seperti peringatan Hari Bhayangkara atau kegiatan besar lainnya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut surat edaran Gubernur Bengkulu yang mengimbau BUMN, BUMD, OPD, TNI/Polri, dan instansi vertikal untuk melaksanakan donor darah sukarela secara rutin setiap tiga bulan sekali. Kegiatan donor darah tersebut diharapkan melibatkan seluruh karyawan dan pegawai serta berkoordinasi dengan PMI Provinsi Bengkulu.
Herwan menjelaskan kebutuhan darah di Bengkulu masih jauh dari target yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization. Dari kebutuhan sekitar 40 ribu kantong darah per tahun, saat ini PMI baru mampu memenuhi sekitar 3.300 kantong per bulan.
Adapun jumlah pendonor sukarela sekitar 6.000 orang per tahun, yang mayoritas berasal dari kalangan laki-laki. Untuk meningkatkan capaian tersebut, PMI akan menyusun jadwal donor darah rutin, menyiapkan tim medis dan perlengkapan donor, serta mendorong setiap pendonor dapat melakukan donor darah hingga empat kali dalam setahun agar kebutuhan darah masyarakat Bengkulu dapat terpenuhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....