Pemkot Jambi Dukung Kiprah PMI Peringatan Hari Donor Darah Internasional
- 30 Jun 2026 11:09 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Pemerintah Kota Jambi mengapresiasi kiprah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jambi dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan pada peringatan Hari Donor Darah Internasional tingkat PMI Kota Jambi yang digelar di Lobby Kantor Wali Kota Jambi, Senin 29 Juni 2026. dan dirangkaikan dengan kegiatan donor darah.
Wali Kota Jambi mengatakan, Pemerintah Kota Jambi memberikan penghargaan atas kinerja Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Jambi di bawah kepemimpinan Ketua PMI Kota Jambi, Muhammad Nasir, yang terus berupaya menjaga ketersediaan stok darah.
"Atas nama pemerintah dan mewakili masyarakat Kota Jambi, kami sangat mengapresiasi UDD PMI Kota Jambi di bawah kepemimpinan Bapak Muhammad Nasir. Upaya ini juga didukung legislatif, eksekutif, jajaran kecamatan, kelurahan hingga RT melalui pembentukan kampung-kampung donor darah," ujarnya.
Ia mengatakan kebutuhan darah di Kota Jambi terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk, meningkatnya kasus penyakit yang membutuhkan transfusi darah, pasien talasemia, tindakan operasi hingga kecelakaan lalu lintas.
"Kebutuhan darah ini dari waktu ke waktu terus naik. Ada pasien talasemia, berbagai tindakan operasi, kecelakaan lalu lintas dan berbagai kondisi medis lainnya yang membutuhkan darah. Karena itu, pemenuhan kebutuhan darah harus dilakukan secara bersama-sama," katanya.
Wali Kota juga mengapresiasi peran para relawan PMI, termasuk Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR), yang dinilai berkontribusi besar mengampanyekan donor darah, khususnya di kalangan generasi muda.
| Baca juga: Warga Antusias Adanya Gerakan Pangan Murah |
"PMR dan KSR adalah anak-anak muda yang memiliki kontribusi besar. Mereka harus menjadi bagian dari gerakan donor darah secara rutin. Ini merupakan kampanye kemanusiaan yang luar biasa," ungkapnya.
Pemkot Jambi juga mengapresiasi dukungan dunia usaha dan berbagai pihak dalam memperkuat pelayanan donor darah. Di antaranya bantuan peralatan dari PMI Pusat senilai sekitar Rp2 miliar serta kendaraan mobile donor darah dari PetroChina. Menurut Wali Kota, kebutuhan darah di Kota Jambi saat ini telah mencapai lebih dari 18 ribu kantong per tahun dan diperkirakan akan terus meningkat.
"Kita tidak mungkin bisa memenuhi kebutuhan darah ini tanpa gotong royong. Semua pihak harus bersama-sama meningkatkan cakupan donor darah karena kebutuhan darah kita mencapai lebih dari 18 ribu kantong per tahun dan akan terus meningkat," jelasnya.
Walikota menegaskan penyediaan darah merupakan tugas kemanusiaan yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, PMI, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya. Dalam mendukung gerakan donor darah, Pemkot Jambi juga mendorong Program Kampung Bahagia sebagai ruang edukasi masyarakat melalui kelompok kerja di tingkat kelurahan dan kecamatan agar semakin memahami pentingnya donor darah secara rutin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....