Bupati Nias Utara Tekankan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Wajib Turun ke Lapangan
- 30 Jun 2026 14:17 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara – Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, menegaskan pentingnya petugas Sensus Ekonomi 2026 bekerja langsung di lapangan. Ia meminta seluruh petugas tidak hanya mengisi data "di atas meja", agar hasil yang dipublikasikan benar-benar riil dan objektif.
Hal itu disampaikan Bupati saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Nias Utara, Sabtu, 27 Juni 2026. Menurutnya, sensus ini menjadi momentum untuk memperbarui data ekonomi yang nantinya akan disempurnakan dan dipublikasikan.
“Melalui sensus ini, pemerintah daerah dan masyarakat memiliki kesempatan menyajikan data yang riil dan objektif mengenai perkembangan ekonomi saat ini di Kabupaten Nias Utara,” ujar Amizaro.
Bupati menekankan, kunci akurasi data ada pada metode pendataan langsung dari rumah ke rumah atau _door-to-door_. Kondisi geografis kepulauan, termasuk Kecamatan Alasa, tidak boleh menjadi hambatan.
Hal senada disampaikan Petugas Pemeriksa Lapangan atau PML Kecamatan Alasa, Alfiman Hulu. Ia memastikan pendataan Sensus Ekonomi Nasional sudah dimulai sejak 15 Juni 2026 dan menyasar seluruh UMKM serta masyarakat yang namanya masuk dalam prelist.
“Metode kami door-to-door untuk memastikan akurasi data. Hasil sensus ini akan jadi tolak ukur perkembangan ekonomi di Nias Utara maupun skala nasional,” kata Alfiman.
Untuk itu, masyarakat diimbau menyambut baik petugas dan memberikan data identitas dengan benar saat didata. Lini waktu pelaksanaan sensus berlangsung dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Setelah pendataan selesai, seluruh data akan diserahkan ke Badan Pusat Statistik atau BPS untuk diolah dan dipublikasikan terkait pertumbuhan ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....