PWI Goes to Campus UMRAH: Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

  • 30 Jun 2026 10:58 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, TanjungpinangPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang gelar kegiatan Goes to Campus di Universitas Maritm Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan mengusung tema “Dari Kampus ke Dunia Kerja”, kegiatan tersebut menghadirkan Founder Mekanikata Fatih Muftih, Owner Sari Mart Satria Imam Pribadi, serta Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UMRAH Rafki Rasyid sebagai narasumber.

Ketua PWI Kota Tanjungpinang, Suhardi, mengapresiasi dukungan UMRAH terhadap penyelenggaraan program tersebut. Menurutnya, UMRAH menjadi perguruan tinggi pertama yang berkolaborasi dengan PWI dalam pelaksanaan program Goes to Campus.

“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi UMRAH yang menjadi kampus pertama berkolaborasi dengan PWI Tanjungpinang dalam kegiatan Goes to Campus. Program ini nantinya juga akan berlanjut ke berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Tanjungpinang dan Bintan,” ujar Suhardi, Selasa, 30 Juni 2026.

Wakil Rektor III UMRAH, Suryadi, menyambut baik kegiatan tersebut. Dirinya menilai kolaborasi antara PWI dengan para praktisi dunia usaha memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

“Program PWI Goes to Campus sangat positif untuk pengembangan akademik mahasiswa. Narasumber yang dihadirkan memiliki pengalaman langsung di dunia kerja sehingga dapat memberikan wawasan dan motivasi kepada mahasiswa. Terima kasih kepada PWI Tanjungpinang atas kolaborasi ini,” ucap Suryadi.

Dalam sesi diskusi, Fatih Muftih, membagikan pengalamannya membangun Mekanikata dari kegemaran menulis hingga menjadi peluang bisnis kreatif. Ia mendorong mahasiswa untuk berani memulai dan terus mengasah kemampuan menulis.

“Jangan takut salah. Mulailah menulis apa saja. Semakin sering dilakukan, kemampuan itu akan terus berkembang,” tutur Fatih Muftih.

Pengalaman inspiratif juga disampaikan Owner Sari Mart, Satria Imam Pribadi. Ia menceritakan perjalanan membangun usahanya dari modal pinjaman sebesar Rp10 juta hingga kini mampu mengembangkan Sari Mart di beberapa lokasi di Tanjungpinang.

“Insha Allah, jika kita yakin, jujur, dan bersungguh-sungguh, rezeki akan selalu ada,” ucap Satria Imam Pribadi.

Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UMRAH, Rafki Rasyid Rafki Rasyid, menekankan pentingnya mahasiswa membekali diri tidak hanya dengan kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan bahasa asing sebagai bekal menghadapi persaingan di dunia kerja. “Penguasaan bahasa asing, termasuk bahasa Mandarin, menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan oleh perusahaan, terutama di sektor swasta,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....