Rocky Gerung: Jadikan Magetan Ibu Kota Berpikir
- 29 Jun 2026 10:39 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Pengamat politik Rocky Gerung mengajak masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, menjadikan Magetan sebagai ruang tumbuhnya tradisi berpikir kritis. Gagasan itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam Soekarno Talk bertajuk Bedah Buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan di Aula Wisma Perjuangan, Kecamatan Sukomoro, Minggu (28/6/2026) malam.
Di hadapan ratusan peserta, Rocky menilai perubahan yang dibutuhkan Indonesia tidak cukup hanya berupa pergantian kebijakan atau istilah. Menurutnya, perubahan harus menyentuh struktur dan sistem agar mampu menghadirkan keadilan sosial yang nyata.
Ia menjelaskan, Bung Karno menggunakan konsep perubahan revolusioner sebagai upaya melakukan pembaruan secara mendasar. Namun, belakangan istilah revolusi cenderung dihindari dan diganti dengan berbagai istilah lain, sementara substansi perubahan sering kali tidak benar-benar terjadi.
"Kalau kita benar-benar ingin melakukan perubahan, yang harus diubah adalah sistemnya. Perubahan revolusioner bukan sekadar mengganti bentuk, tetapi memperbaiki struktur yang melahirkan persoalan," ujar Rocky.
Menurutnya, pemikiran tersebut juga menjadi dasar dalam memahami Marhaenisme. Karena itu, ia mendorong mahasiswa tidak berhenti pada aktivitas akademik semata, melainkan berani melahirkan gagasan baru melalui sains, teknologi, dan diskusi yang terbuka.
Dalam paparannya, Rocky turut mengkritisi proses pengambilan kebijakan yang dinilai terlalu panjang karena melewati banyak lapisan birokrasi. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat banyak program pemerintah tidak sepenuhnya dirasakan masyarakat.
Di sela-sela acara, Rocky mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Magetan. Ia bahkan sempat berkelakar karena gagal menikmati kuliner khas daerah tersebut.
"Saya senang bisa datang ke Magetan. Tadi saya bahkan diarak, itu pengalaman yang menyenangkan. Saya juga sempat mencari pecel, ternyata pecel hanya ada pagi hari. Nanti lain kali saya datang pagi-pagi supaya bisa menikmatinya," ujarnya.
Saat ditanya mengenai berbagai persoalan di Kabupaten Magetan, Rocky memilih tidak memberikan penilaian secara spesifik. Ia justru mengajak masyarakat membangun budaya berpikir sebagai modal utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
"Kalau itu tanyakan kepada pemerintah, jangan kepada saya. Yang saya sampaikan tadi, jadikan Magetan sebagai ibu kota berpikir," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....