DPRD Riau Soroti Kekacauan Antrean di Roro Bengkalis, Sistem Tiket Disorot

  • 29 Jun 2026 16:26 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Anggota DPRD Riau, Hardianto, menanggapi serius insiden antrean panjang yang memicu ketegangan di Pelabuhan Roro Bengkalis. Situasi tersebut bahkan dilaporkan sempat melibatkan perselisihan antara pengguna jasa penyeberangan dan petugas di lapangan.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Meranti, ia menyebut belum memperoleh informasi detail mengenai pemicu utama kericuhan tersebut. Meski demikian, ia mengemukakan beberapa dugaan yang mungkin menjadi sumber masalah di lapangan.

Menurutnya, kemungkinan pertama adalah adanya gangguan operasional kapal, seperti kerusakan atau keterbatasan armada, sehingga terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan. Faktor kedua yang juga mungkin terjadi adalah lonjakan jumlah pengguna jasa yang tidak sebanding dengan kapasitas kapal yang tersedia.

Ia juga menyoroti aspek komunikasi publik. Kurangnya informasi yang diterima masyarakat terkait penerapan sistem tiket daring diduga turut memperparah kondisi di lapangan.

“Bisa saja sosialisasi dari pengelola belum maksimal, sehingga masyarakat belum memahami bahwa saat ini sistem sudah berbasis online,” ujarnya, Senin 29 Juni 2026.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Hardianto mendorong Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebagai pengelola pelabuhan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang berjalan.

Jika sistem digital sudah diterapkan, ia menegaskan pentingnya konsistensi dalam implementasinya, terutama pada proses pembelian tiket yang harus sepenuhnya berbasis aplikasi.

Selain itu, ia juga menekankan perlunya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat mengenai jadwal penyeberangan, sistem antrean, serta estimasi waktu keberangkatan agar pengguna jasa dapat melakukan perencanaan perjalanan dengan lebih baik.

Dengan sistem yang lebih tertata dan informasi yang transparan, ia menilai potensi kepadatan dan konflik di area pelabuhan dapat diminimalisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....