Kemah Sahabat Alam Bekali Remaja Peduli Lingkungan lewat Edukasi Bersama

  • 29 Jun 2026 17:21 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Sebanyak 55 peserta mengikuti agenda rutin Kemah Sahabat Alam Camping On the Beach yang digelar pada 27–29 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Laut Internasional yang dipadukan dalam satu momentum edukasi.

Peserta berasal dari SMP Negeri 2 Pemali, SMP Negeri 3 Sungailiat, SMA Negeri 2 Sungailiat, SMA Negeri 1 Merawang, SMA Negeri 1 Petaling, kalangan mahasiswa, serta Kelompok Sadar Lingkungan dengan masing-masing perwakilan sebanyak tiga hingga lima orang.

Yuli Tulistianto, Pembina Sahabat Alam Indonesia Bangka Belitung mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengisi masa liburan sekolah dengan aktivitas positif sekaligus membina generasi muda melalui berbagai disiplin ilmu. Dari total 72 anggota Sahabat Alam, sebanyak 55 orang mengikuti kegiatan yang dikemas lebih dari sekadar berkemah.

"Kemah ini bukan camping biasa. Kami ingin peserta menyatu dengan alam, merasakan deburan ombak, hembusan angin, hingga memahami bagaimana berperilaku bersahabat dengan lingkungan sesuai kaidah etologi lingkungan. Mereka belajar mencintai alam melalui pengalaman langsung," ujar Tulis.

Pada malam hari, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk berdialog dan mendiskusikan berbagai isu lingkungan global, seperti krisis air, pengelolaan sampah, pelestarian kawasan pesisir agar laut tetap bersih, kepunahan keanekaragaman hayati, hingga krisis energi. Melalui forum tersebut, peserta didorong untuk mengenali persoalan lingkungan, mengasah kemampuan berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta belajar mengomunikasikan gagasan kepada publik.

Tulis menjelaskan, pembinaan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari proses mencetak kader hijau. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan selalu menghadirkan tema dan lokasi berbeda agar peserta memperoleh pengalaman baru sekaligus mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi alam.

"Antusiasme anak-anak luar biasa karena kegiatan ini sudah menjadi rutinitas bulanan. Selama empat tahun terakhir kami juga rutin menggelar kegiatan di kawasan pantai. Setiap kegiatan selalu berbeda tempat dan tema agar mereka memiliki ruang berekspresi serta semakin siap belajar langsung di alam," ujar Tulis.

Peserta dari SMA Negeri 1 Merawang, Maria Michell Paoe, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti Kemah Sahabat Alam.

"Saya senang mengikuti kegiatan ini karena kami tidak hanya berkemah, tetapi juga belajar memahami persoalan lingkungan, berdiskusi dengan teman-teman dari berbagai sekolah, dan belajar menyampaikan pendapat. Kegiatan seperti ini membuat kami semakin peduli terhadap alam dan ingin ikut menjaga lingkungan di sekitar kami," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....