Wabup Bone Luncurkan Aplikasi Sipakatau, Perkuat Pendataan Sosial Daerah

  • 29 Jun 2026 21:05 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka kegiatan sosialisasi sekaligus meluncurkan Aplikasi Sipakatau di Gedung PKK Kabupaten Bone, Senin, 29 Juni 2026. Peluncuran aplikasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat modernisasi tata kelola kesejahteraan sosial melalui sistem pendataan yang akurat, terintegrasi, dan transparan.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga kesehatan, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta 372 enumerator desa dan kelurahan yang akan bertugas melakukan pendataan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bone. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa Aplikasi Sipakatau merupakan inovasi strategis yang akan mendukung penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, kualitas data menjadi faktor utama dalam menentukan ketepatan sasaran berbagai program kesejahteraan sosial yang dijalankan pemerintah daerah. "Aplikasi Sipakatau merupakan langkah maju Pemerintah Kabupaten Bone dalam membangun sistem pendataan yang lebih akurat, terintegrasi, dan transparan. Dengan data yang berkualitas, kebijakan yang kita lahirkan akan lebih tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Dr. H. Andi Akmal Pasluddin. Senin, 29 Juni 2026.

Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan aplikasi, khususnya para enumerator yang akan menjadi ujung tombak proses pendataan di lapangan. "Saya berharap seluruh enumerator menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan menjunjung tinggi integritas. Data yang dikumpulkan harus sesuai dengan kondisi riil masyarakat agar program pemerintah benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan," tambahnya.

Melalui Aplikasi Sipakatau, Pemerintah Kabupaten Bone menargetkan terciptanya sistem pendataan kesejahteraan sosial yang lebih efektif, efisien, dan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah yang inklusif serta berkeadilan. Kegiatan sosialisasi juga dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh peserta mengenai mekanisme penggunaan aplikasi, sehingga proses pendataan di tingkat desa dan kelurahan dapat berjalan optimal serta menghasilkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....