BKKBN Bengkulu Distribusikan MBG untuk 40.913 Penerima Manfaat Kelompok 3B
- 29 Jun 2026 10:21 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mendistribusikan bantuan kepada kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Berdasarkan data Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, sebanyak 40.913 penerima manfaat menjadi sasaran Program MBG.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. Zamhir Setiawan, mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 3.426 ibu hamil, 8.217 ibu menyusui, dan 29.270 balita yang dilayani melalui 142 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). BKKBN mendapat tugas membantu pendistribusian MBG melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di seluruh daerah.
"Sesuai kebijakan pemerintah pusat, BKKBN melalui kader dan Tim Pendamping Keluarga membantu mendistribusikan MBG bagi kelompok 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Ini merupakan salah satu strategi dalam mencegah stunting melalui pemenuhan gizi," kata Zamhir.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program di Provinsi Bengkulu sudah berjalan di sebagian besar wilayah yang telah memiliki SPPG. Meski belum menjangkau seluruh kecamatan, distribusi MBG telah dilakukan mengikuti keberadaan SPPG di masing-masing daerah.
"Di Bengkulu sudah cukup merata. Memang belum seluruh kecamatan memiliki SPPG, tetapi di daerah yang sudah tersedia SPPG, rata-rata pelaksanaan MBG untuk kelompok 3B sudah berjalan," ujarnya.
Kota Bengkulu menjadi daerah dengan penerima manfaat terbanyak, yakni 11.434 orang, yang terdiri atas 788 ibu hamil, 2.319 ibu menyusui, dan 8.327 balita. Wilayah ini juga memiliki jumlah SPPG terbanyak, yaitu 46 unit.
Kabupaten Bengkulu Utara menempati urutan kedua dengan 6.708 penerima manfaat yang dilayani oleh 28 SPPG. Sementara itu, Kabupaten Bengkulu Selatan memiliki 4.874 penerima manfaat dengan dukungan 11 SPPG.
Di Kabupaten Mukomuko tercatat 3.794 penerima manfaat dengan 10 SPPG, disusul Kabupaten Seluma sebanyak 3.111 penerima manfaat dengan 11 SPPG. Kabupaten Kepahiang memiliki 2.953 penerima manfaat yang dilayani delapan SPPG, sedangkan Kabupaten Rejang Lebong mencatat 2.864 penerima manfaat dengan sembilan SPPG.
Selanjutnya, Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki 2.357 penerima manfaat dengan delapan SPPG. Kabupaten Lebong mencatat 1.534 penerima manfaat yang didukung empat SPPG, sementara Kabupaten Kaur menjadi daerah dengan jumlah penerima manfaat paling sedikit, yakni 1.284 orang, yang dilayani oleh tujuh SPPG.
Zamhir menegaskan program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi bagi kelompok rentan sekaligus mempercepat penurunan angka stunting. Melalui pendampingan yang dilakukan TPK, Ia berharap distribusi MBG dapat menjangkau seluruh sasaran secara tepat dan berkontribusi dalam meningkatkan status gizi ibu dan anak sebagai langkah nyata menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....