Eksplorasi Glasiologi pada Puncak Gunung Es Terakhir Indonesia
- 29 Jun 2026 07:15 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Keberadaan hamparan es abadi di puncak Gunung Jayawijaya, Papua, merupakan sebuah keajaiban alam tropis yang sangat langka di dunia. Namun, lapisan gletser es ini kini terus mengalami penyusutan volume yang sangat signifikan akibat fenomena pemanasan global bumi.
Menurut penelitian dari Gunawan (2021) dalam Jurnal Geofisika dan Glasiologi Indonesia berjudul "Analisis Laju Degradasi Lapisan Es Tropis Papua", kondisi gletser dipantau. Riset tersebut menjelaskan bahwa pengukuran ketebalan es menggunakan radar penembus tanah efektif menyajikan data penyusutan area secara berkala dan akurat.
Para peneliti iklim harus mendaki medan batuan yang sangat terjal serta menghadapi suhu ekstrem dingin demi memasang patok kayu pengukur. Data harian perubahan tinggi es tersebut kemudian dianalisis guna memprediksi sisa umur lapisan gletser sebelum mencair sepenuhnya beberapa tahun ke depan.
Mencairnya es abadi ini tidak hanya berdampak pada hilangnya ikon keindahan alam melainkan juga memengaruhi debit aliran air sungai di bawahnya. Komunitas adat yang tinggal di lereng gunung sangat bergantung pada kestabilan aliran air jernih tersebut untuk kebutuhan domestik harian.
Suhu udara puncak yang terus meningkat membuat proses pembentukan salju baru menjadi sangat lambat dan tidak sebanding dengan laju pencairannya. Fenomena alam ini menjadi alarm peringatan dini yang sangat nyata mengenai dampak buruk perubahan iklim global terhadap wilayah kepulauan.
Berdasarkan analisis dari Wibowo (2023) dalam Jurnal Ilmu Atmosfer dan Geoklimatologi berjudul "Korelasi Kenaikan Suhu Udara Makro Terhadap Volume Salju Abadi", performa alam dikaji. Data riset menunjukkan bahwa percepatan pencairan es di kawasan puncak tersebut telah mencapai angka luasan 25 persen dalam satu dekade terakhir.
Menyelamatkan es terakhir Indonesia membutuhkan komitmen kuat dari seluruh masyarakat dunia dalam menekan produksi emisi gas rumah kaca harian. Mari kita mulai dari diri sendiri dengan menerapkan gaya hidup hemat energi demi menjaga kelestarian keajaiban alam bumi kita!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....