Sebanyak 365 Peserta Mengikuti Persiapan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepri

  • 28 Jun 2026 23:06 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026. Ajang tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4 - 9 Juli 2026 di Kota Tanjungpinang, dengan arena utama bertempat di Gedung LAM Provinsi Kepri.

Ketua Harian LPTQ Provinsi Kepri, Handarlin H. Umar, mengatakan seluruh persiapan, termasuk pembangunan arena utama dan lokasi pendukung, masih dalam proses dan ditargetkan selesai tepat waktu. Selain itu, sebanyak 365 peserta telah terdaftar untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan, dengan peserta cadangan yang juga telah disiapkan.

"Persiapan pembuatan astaka utama saat ini masih dalam proses dan insyaallah selesai tepat waktu," ujar Handarlin H. Umar, Minggu, 28 Juni 2026.

Untuk menjamin kualitas penilaian, LPTQ Kepri menghadirkan Dewan Hakim dari tingkat nasional dan daerah. Sebanyak 10 dewan hakim nasional, termasuk sejumlah profesor dari Jakarta, Yogyakarta, Kalimantan, dan Medan, akan bertugas bersama dewan hakim asal Kepri yang telah memenuhi persyaratan sertifikasi sesuai bidang masing-masing.

"Dewan Hakim harus memiliki sertifikat sesuai bidangnya, misalnya di bidang kaligrafi, maka yang bersangkutan wajib memiliki sertifikat kaligrafi sebagai syarat menjadi dewan hakim," ucapnya.

Handarlin berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan semangat untuk meraih prestasi sekaligus menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Selain memperoleh sertifikat, piala, dan uang pembinaan, peserta berprestasi juga berpeluang mewakili Kepri pada MTQ tingkat nasional.

Menurutnya, pada pelaksanaan tahun sebelumnya, Kepri berhasil melahirkan lima peserta yang masuk peringkat nasional. Ia menambahkan, nilai uang pembinaan untuk juara disesuaikan dengan cabang lomba, sementara total anggaran pembinaan dari LPTQ Provinsi diperkirakan mencapai sekitar Rp900 juta.

“Tahun lalu Kepri berhasil membawa lima peserta ke tingkat nasional,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....