Bujang Gadis Kampung Si Gemoy Perkuat Semangat Kepemudaan
- 28 Jun 2026 16:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Bujang Gadis Kampung Si Gemoy semakin memperkuat semangat kepemudaan di tahun kedua.
- Bujang Kampung Si Gemoy, Lendardu menegaskan tujuan ajang ini sebagai kesempatan pemuda berdampak.
- Gadis Kampung Si Gemoy, Fadhilla menyampaikan tahapan pemilihan, antara lain wawancara, karantina, dan photoshoot.
- Acara Grand Final berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026 dengan meriah dan dihadiri juri berpengalaman.
RRI.CO.ID, Palembang - Ajang kepemudaan semakin diminati remaja di kota Palembang, salah satunya Bujang Gadis Kampung Si Gemoy Kelurahan Sei Selayur. Ajang ini menjadi program penguatan dan pengembangan diri pemuda di kawasan tersebut dan sudah berlangsung selama dua tahun.
Bujang Gadis Kampung Si Gemoy 2025, Lendardu dan Fadhilla membagikan pengalaman mereka pada Kamis, 25 Juni 2026. Mereka hadir sebagai narasumber dalam acara Sore Ceria Pro 2 RRI Palembang.
Lendardu menjelaskan, pembentukan ajang ini bertujuan untuk memberikan dampak kepada warga sekitar Lorong Margoyoso dan Kelurahan Sei Selayur. “Kita ada program berfokus di bidang pendidikan, kebudayaan, dan sosial,” jelasnya.
Ia menyampaikan, pihaknya membuat acara Festival Kreasi bersama Karang Taruna Margoyoso. Dalam acara tersebut, para anak-anak mendapatkan pengembangan bakat dan menampilkan penampilan tari.
Fadhilla menyampaikan bahwa proses pemilihan Kampung Si Gemoy memiliki beberapa tahapan. Peserta harus mengikuti tahap wawancara, karantina, photoshoot, hingga pemilihan puncak pada acara Grand Final.
Menurutnya, peserta dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi melalui ajang ini. “Yang pastinya public speaking, kepercayaan diri, dan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar semakin meningkat setelah ini,” ujar Fadhilla.
Grand Final Bujang Gadis Kampung Si Gemoy 2026 berlangsung pada malam Sabtu, 27 Juni 2026 di lapangan RT 10, Lorong Margoyso. Jumlah peserta di Grand Final adalah sebanyak delapan orang finalis yang tersisih dari enam belas peserta yang gugur.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan kehadiran juri berpengalaman. Di antaranya adalah Model Hafidh Habsyi dan Putri Kebudayaan Sumsel Rika Meilanni.
Tak hanya itu, anak-anak dan remaja di Kampung Si Gemoy juga turut menampilkan bakat. Mereka menghadirkan penampilan paduan suara Karang Taruna Margoyoso dan tarian Dayak.
Dalam acara tersebut, Lendardu berharap ajang ini dapat memberikan kesempatan para pemuda untuk lebih berdampak kepada lingkungan sekitar. “Menurut saya anak-anak muda sebenarnya memiliki banyak sekali potensi yang ada di dalam diri mereka,” tegasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Fadhilla mengajak lebih banyak anak muda di Kota Palembang yang lebih aktif mengembangkan diri. “Dila harap generasi muda saat ini bisa menjaga representasi yang positif bagi lingkungan sekitar mereka,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....