MTQ Riau ke-44 Resmi Dibuka, Pacu Jalur Jadi Simbol Syiar dan Budaya
- 27 Jun 2026 23:42 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Kuansing – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi resmi dibuka pada Sabtu 27 Juni 2026 malam oleh Menteri Agama Republik Indonesia, KH. Nasaruddin Umar, M.A secara virtual. Sebelumnya, Menteri Agama sempat menghadiri Pawai Ta'aruf dan melepas sekaligus menyaksikan defile kafilah dari 12 kabupaten/kota se-Riau.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya berlomba memperindah bacaan Al-Quran, tetapi juga menghayati serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
"MTQ bukan sekadar kompetisi membaca Al-Quran, tetapi momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Jadikan ajang ini sebagai sarana memperkuat persatuan dan memperkokoh syiar Islam," ujar Nasaruddin Umar.
| Baca juga: Tim Inhil Ramaikan Pelalawan Racing Boat |
Ia optimistis Provinsi Riau mampu kembali menorehkan prestasi pada MTQ Nasional mendatang melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengapresiasi kerja keras panitia serta masyarakat Kuantan Singingi yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-44.
Menurutnya, kolaborasi antara MTQ dan Pacu Jalur bukan hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga menjadi momentum menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, dan perekonomian daerah.
"MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Sinergi dengan Pacu Jalur akan memperkuat daya tarik wisata sekaligus membawa manfaat bagi pelaku UMKM dan masyarakat luas," kata SF Hariyanto.
Ia berharap MTQ tahun ini mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang akan memperkuat kafilah Riau pada MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah.
"Kami berkomitmen memberikan penghargaan kepada insan Al-Quran setara dengan atlet yang telah mengharumkan nama daerah. Prestasi mereka adalah kebanggaan Provinsi Riau," tegasnya.
| Baca juga: Pemprov Riau Gelar Sayembara Logo HUT ke-69 |
Sedangkan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, mengatakan penyelenggaraan MTQ yang dipadukan dengan tradisi Pacu Jalur menjadi simbol harmonisasi antara syiar Islam dan budaya Melayu yang telah mengakar di tengah masyarakat.
"MTQ dan Pacu Jalur adalah cerminan jati diri Kuantan Singingi. Filosofi Siang Bakayuh, Malam Mengaji menggambarkan masyarakat yang bekerja keras di siang hari dan menguatkan keimanan pada malam hari. Inilah identitas yang terus kami jaga," ujar Suhardiman.
Pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026, para peserta akan berkompetisi pada 11 cabang musabaqah, yakni Seni Baca Al-Quran, Qira'at Al-Quran, Hafalan Al-Quran, Tafsir Al-Quran, Fahm Al-Quran, Syarh Al-Quran, Seni Kaligrafi Al-Quran, Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ), Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH), Musabaqah Hadis Nabi, dan Barzanji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....