Komoditas Cabai Rawit dan BBM Nonsubsidi Pengaruhi Inflasi di DIY
- 27 Jun 2026 13:19 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) DIY memastikan kondisi inflasi di DIY masih terkendali dan berada dalam rentang sasaran yang ditetapkan pemerintah. DIY mengalami inflasi sebesar 0,15 persen pada bulan Mei dibandingkan April 2026. Sedangkan angka inflasi sepanjang Januari-Mei 2026 mencapai 1,22 persen. Plt Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih menyebut inflasi turut dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya komoditas cabai rawit yang dipengaruhi oleh perubahan musim.
“Cabai rawit itu kan musimnya juga berpengaruh sehingga akan mempengaruhi pasokan ke wilayah tertentu. Tapi kita masih dalam rentang kendali untuk di Yogyakarta,” kata Endang saat ditemui di Lapangan Pemda Sleman, Jumat, 26 Juni 2026.
Selain cabai rawit, ada pula emas, elpiji, dan komoditas bahan bakar yang belakangan ini mengalami kenaikan harga juga menjadi penyumbang angka inflasi. Menurut Endang, komponen harga yang diatur pemerintah (administered prices) memiliki pengaruh besar terhadap inflasi. Endang menambahkan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul menjadi dua kota inflasi di DIY. Meski demikian, pola pergerakan harga di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul tidak selalu terjadi secara bersamaan. Kenaikan harga suatu komoditas di Kota Yogyakarta belum tentu langsung diikuti di Gunungkidul karena terdapat jeda waktu dalam perubahan harga antarwilayah.
Endang menyebut pengendalian inflasi dilakukan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.
"BPS hanya memotret kondisi melalui data. Yang mengendalikan inflasi adalah pemerintah daerah bersama instansi terkait. Masyarakat juga berperan dengan berbelanja sesuai kebutuhan, bukan karena kepanikan," kata Endang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....