Eksplorasi Arkeologi Maritim dalam Mengungkap Rute Dagang Kuno

  • 27 Jun 2026 19:18 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Dasar perairan laut Indonesia menyimpan banyak misteri sejarah berupa bangkai kapal dagang kayu yang tenggelam ratusan tahun yang lalu pada masa kejayaan jalur sutra. Setiap titik penemuan situs bawah air ini menjadi lembaran arsip berharga yang mengungkap dinamika hubungan internasional bangsa kita.

Penelitian dari Budiman (2021) dalam Jurnal Arkeologi Bawah Air Indonesia berjudul "Identifikasi Keramik Sinkretis pada Situs Bangkai Kapal", mengupas temuan barang antik. Hasil studi menjelaskan bahwa analisis terhadap tembikar tanah liat yang ditemukan efektif mengidentifikasi asal-usul negara armada kapal tersebut.

Para arkeolog penyelam harus menerapkan standar keselamatan yang sangat ketat saat melakukan pendataan fisik barang purbakala di dasar laut yang gelap. Mereka menggunakan alat pengukur ultrasonik untuk memetakan posisi lambung kapal tanpa harus menggeser atau merusak kayu yang sudah rapuh.

Kerja sama antar-lembaga penelitian internasional sering kali dilakukan guna mempercepat proses identifikasi teks kuno yang tertera pada koin perunggu temuan. Setiap pecahan botol kaca atau sisa rempah yang membatu memberikan petunjuk berharga mengenai jenis komoditas utama yang paling laku di masa lalu.

Tantangan terbesar dalam arkeologi maritim adalah maraknya aksi pencurian ilegal oleh pemburu harta karun yang merusak tatanan situs asli bawah air. Oleh karena itu, kerahasiaan koordinat lokasi penemuan harus dijaga ketat sampai tim ahli selesai melakukan proses pengangkatan artefak secara resmi.

Berdasarkan analisis data dari Setiawan (2024) dalam Jurnal Warisan Budaya dan Sosiologi berjudul "Dampak Perlindungan Situs Maritim Terhadap Validitas Sejarah", aspek proteksi dinilai vital. Data penelitian membuktikan bahwa pengawasan ketat kawasan cagar budaya bawah air mampu menyelamatkan 90 persen data sejarah dari risiko kerusakan fisik.

Sejarah kelautan mengajarkan kita bahwa bangsa ini adalah bangsa pelaut besar yang telah lama berinteraksi aktif dengan berbagai peradaban dunia. Mari kita hargai kerja keras para peneliti arkeologi ini dengan cara mengunjungi pameran museum maritim di kotamu akhir pekan ini!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....