Kasus HIV/AIDS di Papua Capai 25.678, TP PKK Minta Perlindungan Generasi Muda
- 26 Jun 2026 20:11 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua, Ra’fatul Mulkiyah Matius Fakhiri, menyebut kasus HIV/AIDS di Papua mencapai 25.678 hingga Desember 2025. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia di Papua.
Ra’fatul mengatakan angka tersebut bukan sekadar statistik. Menurutnya, setiap kasus mencerminkan perjuangan individu, keluarga, dan masa depan masyarakat Papua.
“Yang sedang kita hadapi bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi ancaman terhadap produktivitas, kualitas sumber daya manusia, ketahanan keluarga, dan keberlanjutan pembangunan daerah,” katanya, Kamis, 25 Juni 2026.
Ia juga mengingatkan tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak dan remaja di Papua. Sebagian besar korban berada pada kelompok usia 13 hingga 17 tahun.
“Tidak boleh ada anak Papua yang kehilangan masa depannya karena kekerasan. Tidak boleh ada generasi muda Papua yang kehilangan harapannya karena narkoba, dan tidak boleh ada keluarga Papua yang berjuang sendirian menghadapi HIV/AIDS,” ujarnya.
Ra’fatul menilai keluarga harus menjadi pusat pembangunan manusia. Karena itu, gerakan PKK terus didorong untuk mendukung lahirnya generasi Papua yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....