Memanfaatkan Micin sebagai Pupuk Tanaman

  • 26 Jun 2026 11:36 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Ketahanan pangan keluarga berawal dari rumah. Memanfatkan lahan pekarangan, menggunakan bahan seadanya, perlengkapan yang sudah tak terpakai, hingga limbah rumah tangga. Salah satunya adalah micin sebagai pupuk yang efektif bagi penyubur tanaman.

Ketika hampir semua kalangan mengenal micin sebagai penyedap rasa pada makanan, micin sebagai pupuk dimanfaatkan salah satunya oleh Siti Suhandari, pelaku pertanian rumah tangga. Seperti pemaparannya kepada RRI, Kamis, 25 Juni 2026, Siti belajar tentang cara menyuburkan tanamanan dengan penggunaan micin sudah bertahun-tahun.

Terlebih ia dikenal sebagai Ketua Bank Sampah di lingkungan tempat tinggalnya, sehingga ide kreatif harus ditumbuhkan guna menginspirasi kelompok rumah tangga yang lain. Selain itu, menurutnya micin lebih efektif ketimbang pupuk kimiawi, selain murah, dan gampah diperoleh.

"Alhamdulillah sudah lama saya menggunakan metode ini. Tumbuhan lebih subur, lebat, dan hasilnya memuaskan. Hanya dengan dicampir air cucian beras lalu disemprotkan ke tanaman-tanaman di pekarangan. Secukupnya saja, jangan berlebihan, dan rutin. Meski demikian penggunaan pupuk organik dari kotoran hewan juga mendukung keberhasilan budidaya tanaman," kata Siti.

Air cucian beras atau yang disebut sebagai air leri, menurutnya, kaya akan mikroorganisme sehat dan kaya nutrisi baik bagi tanaman. Tradisi ini dianggap sebagai rahasia turun temurun yang sudah ada.

Tidak hanya dicampur dengan micin, air leri juga bisa langung disiramkan ke tanaman dan media perendaman biji atau benih.

"Banyak ibu-ibu yang belajar kepada saya penggunaan micin dan air cucian beras sebagai penyubur tanaman. Kebetulan saya menanam banyak jenis sayuran atau tanaman pangan mulai dari cabe, terong, ketela, kacang-kacangan, dan masih banyak lagi. Alhamdulillah selalu tumbuh baik dan jarang sekali terkena penyakit tanaman. Ketahanan pangan rumah kami terus terjaga dan sangat membantu menghemat pengeluaran," ujarnya.

Mengutip dari Corteva Agriscience, micin sangat baik digunakan untuk tanaman hias daun (seperti aglonema atau keladi) karena membuat daun menjadi lebih hijau dan segar. Micin juga efektif merangsang pertumbuhan bunga dan pembuahan pada tanaman hortikultura seperti cabai dan tomat. Micin mengandung unsur Natrium (Na) dan Kalium (K) yang membantu merangsang pertumbuhan tunas, melebatkan bunga, dan menyegarkan daun.

Kalium juga memiliki manfaat untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhaap peyakit, mengatur pembukaan dan penutupan stomata, meningkatkan fotosintesis dan metabolisme tanaman. Meskipun bermanfaat sebagai suplemen tambahan, micin bukan dianggap sebagai pengganti pupuk utama dan tidak boleh digunakan secara berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....