Libur Kenaikan Kelas, 2.200 Santri Tebuireng Mudik Bareng
- 24 Jun 2026 20:45 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Sebanyak 2.200 santri Pesantren Tebuireng, Jombang, mengikuti program mudik bersama ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengisi masa libur kenaikan kelas. Pemberangkatan dilakukan secara terpusat dari Terminal Kawasan Makam Gus Dur (KMGD), Jombang, Rabu, 24 Juni 2026, dengan memanfaatkan transportasi jalur darat dan udara.
Program bertajuk Pulang Bareng Santri tersebut menjadi agenda rutin pesantren untuk memfasilitasi kepulangan santri secara lebih tertib dan terorganisir. Kegiatan pelepasan dihadiri oleh jajaran pengasuh dan pengurus pesantren, termasuk Mudir III Bidang Pondok dan Diniyah H. Lukman Hakim, B.A., para kepala pondok, koordinator unit, serta dewan asatidz.
Panitia kegiatan, Ustadz Bagus, menyampaikan bahwa ribuan santri yang mengikuti program tersebut diberangkatkan melalui dua jalur transportasi sesuai tujuan masing-masing.
“Pembagian moda transportasi dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilisasi peserta selama perjalanan menuju kampung halaman,” jelasnya.
Selain menyediakan armada transportasi, pihak pesantren juga menugaskan pendamping dari kalangan pengurus untuk mengawal setiap rombongan hingga sampai di titik penjemputan yang telah ditentukan. Pendampingan tersebut dilakukan guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib.
Di samping itu, Mudir III Bidang Pondok dan Diniyah, Lukman Hakim mengingatkan agar masa libur tidak membuat mereka melupakan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama berada di lingkungan pesantren.
"Selama berada di rumah, tetaplah menjaga perilaku dan adab sebagai seorang santri. Nama baik pesantren tercermin dari sikap kalian di tengah masyarakat. Ilmu yang diperoleh akan lebih bermanfaat apabila dibarengi dengan akhlak yang baik. Karena itu, jangan sampai terlena oleh suasana liburan," kata Lukman.
Ia berharap para santri dapat memanfaatkan waktu libur untuk berkumpul bersama keluarga tanpa mengabaikan kebiasaan baik yang selama ini dibangun di pesantren.
Setelah rangkaian doa bersama, para santri secara bertahap menuju armada transportasi yang telah disiapkan untuk memulai perjalanan menuju kampung halaman masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....