Operasional Bendungan Way Apu Percepat Target Swasembada Pangan Maluku

  • 24 Jun 2026 13:07 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru menjadi salah satu proyek strategis yang mampu memperkuat sektor pertanian di Maluku. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mendukung peningkatan produksi pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar daerah.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku, Kasrul Selang kepada RRI, Rabu 24 Juni 2026 mengatakan Bendungan Way Apu akan menjadi penopang utama pengembangan lahan sawah di Pulau Buru. Menurutnya, kawasan irigasi yang terlayani bendungan tersebut mampu mempercepat pencapaian swasembada beras yang ditargetkan terwujud pada tahun 2030 seiring beroperasinya bendungan dan perluasan lahan pertanian.

“Selain beras, Maluku juga dinilai memiliki potensi surplus komoditas jagung yang dapat mendukung ketahanan pangan daerah. Pengembangan pangan lokal seperti sagu, ubi, dan singkong juga terus didorong sebagai sumber bahan baku pangan alternatif,” ujarnya.

Ia tak menampik, saat ini kebutuhan beras Maluku masih dipasok dari luar daerah menyebabkan aliran dana keluar mencapai triliunan rupiah setiap tahun. Karena itu, peningkatan produksi pangan lokal dinilai penting untuk memperkuat perekonomian daerah sekaligus menjaga ketahanan pangan.

Sementara itu, hingga 20 Juni 2026 progres fisik pembangunan Bendungan Way Apu telah mencapai 86,91 persen. Pekerjaan saat ini difokuskan pada penyelesaian tahap akhir menuju operasional dan pemanfaatan penuh bagi masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bendungan merupakan infrastruktur penting dalam mendukung swasembada pangan nasional. Menurutnya, ketersediaan air yang andal melalui sistem irigasi terintegrasi menjadi kunci peningkatan produktivitas pertanian.

“Bendungan bukan hanya bangunan fisik untuk menampung air, tetapi bagian dari sistem yang memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian melalui jaringan irigasi yang terintegrasi,” kata Menteri Dody.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....