Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi Terima Gelar Adat dari Bengkulu
- 24 Jun 2026 04:16 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Panglima Kopassus, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Djon Afriandi, menerima gelar adat Panglima Raja dari Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu. Prosesi penganugerahan berlangsung khidmat di Balai Raya Semarak, Selasa malam, 23 Juni 2026.
Penyematan gelar dilakukan oleh Ketua BMA Provinsi Bengkulu, Effendi M.S, bersama Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Pemberian penghargaan adat tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap ikatan kultural dan keturunan Bengkulu yang dimiliki Djon Afriandi.
Menurut BMA, penetapan gelar adat telah melalui pembahasan dan pertimbangan lembaga adat. Djon dinilai memiliki akar keluarga yang kuat dengan Bengkulu melalui garis keturunan ayah dan keluarga besarnya.
Djon Afriandi diketahui merupakan putra dari Affifudin Thaib yang berasal dari Suku Lembak Bengkulu. Sementara itu, garis keturunan dari pihak ibu berasal dari kawasan Pasar Melintang, Kota Bengkulu.
Masa kecil Djon juga dihabiskan di Bengkulu sebelum melanjutkan pendidikan ke Bandung. Karier militernya dimulai setelah masuk Akademi Militer dan kemudian lulus dengan predikat terbaik serta meraih penghargaan Adhi Makayasa.
Dalam sambutannya, Djon menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat adat Bengkulu. Ia menegaskan bahwa gelar yang diterimanya akan dijaga sebagai amanah sekaligus tanggung jawab moral.
Menurutnya, penghormatan adat tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar simbol kehormatan. Gelar itu menjadi pengingat untuk terus menjaga persatuan, budaya, dan nilai-nilai luhur masyarakat Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....