Pemkab Gorontalo Bahas Lokasi Pembangunan Sekolah Terintegrasi Bersama UNG

  • 23 Jun 2026 19:54 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Terintegrasi Nasional (STN) yang direncanakan berlokasi di Desa Haya-Haya, Kecamatan Limboto Barat. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar audiensi dengan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terkait pemanfaatan lahan yang akan digunakan untuk mendukung program strategis nasional tersebut.

Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Rektor Lantai 3 Rektorat UNG pada Senin 22 Juni 2026. Pertemuan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah dan para pihak terkait.

Pembangunan Sekolah Terintegrasi Nasional merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan mutu sumber daya manusia. Sekolah tersebut diharapkan menjadi pusat pengembangan pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing.

Sugondo mengatakan, saat ini status lahan yang direncanakan masih berada di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan Tinggi sehingga proses pemanfaatannya memerlukan koordinasi dan persetujuan dari pemerintah pusat.

Dalam pertemuan itu, Sugondo menyampaikan harapan Pemerintah Kabupaten Gorontalo agar UNG dapat mendukung rencana pembangunan sekolah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat di bidang pendidikan.

"Audiensi ini dalam rangka koordinasi terkait lahan di Haya-Haya yang saat ini masih berada dalam penguasaan UNG. Kami berharap keluarga besar UNG dapat mendukung program pembangunan Sekolah Terintegrasi Nasional yang akan dibangun di Kabupaten Gorontalo. Karena UNG juga merupakan bagian dari dunia pendidikan, kami yakin program ini akan mendapat dukungan yang baik," ujar Sugondo.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menyukseskan program-program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan.

Hasil audiensi akan ditindaklanjuti melalui pertemuan lanjutan antara Bupati Gorontalo dan Rektor Universitas Negeri Gorontalo untuk membahas langkah-langkah teknis yang diperlukan.

"Alhamdulillah, pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan tingkat tinggi antara Bupati dan Rektor. Selanjutnya kami akan bersama-sama membicarakan hal ini dengan Kementerian Pendidikan Tinggi," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....