Pasar Kangen 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 300 Tenant dan Pertunjukan Budaya
- 23 Jun 2026 15:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 resmi dibuka pada Senin, 22 Juni 2026. Selama sepekan ke depan, kawasan TBY akan diramaikan ratusan tenant kuliner tradisional, kerajinan, hingga barang antik.
Kegiatan yang berlansung selama tujuh hari, mulai 22 hingga 28 Juni 2026 ini, mengusung tema "Ana Upaya, Ana Upa". Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, mengatakan tema tersebut menjadi pengingat bahwa setiap hasil yang diperoleh selalu berawal dari usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh.
"Ana Upaya Ana Upa adalah pengingat bahwa setiap hasil selalu berakar pada ikhtiar. Bahwa kehidupan yang lebih baik tidak lahir dari penantian, tetapi dari kesediaan untuk terus berusaha meski seringkali hasilnya tidak segera tampak," ujar Sri Paduka dalam sambutannya, Senin, 22 Juni 2026.
Menurut Sri Paduka, Pasar Kangen bukan sekadar ruang nostalgia, melainkan juga menjadi wadah untuk merayakan kekayaan warisan budaya sekaligus sarana edukasi, pelestarian, dan regenerasi nilai-nilai kearifan lokal. Melalui Pasar Kangen ini, Sri Paduka mengajak masyarakat untuk memaknai kerinduan terhadap masa lalu secara lebih luas, tidak hanya terbatas pada benda-benda lawas yang dipamerkan.
"Esensi Pasar Kangen bukan untuk kembali ke masa lalu, melainkan untuk belajar dari masa lalu. Semoga kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat ekosistem kebudayaan yang menjadi denyut kehidupan Yogyakarta," ucapnya.
Sementara itu, Kepala TBY, Purwiati, mengatakan Pasar Kangen tahun ini menghadirkan 300 tenant yang terdiri dari 165 tenant kuliner tradisional serta 135 tenant kerajinan, barang antik, dan jasa. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan sejumlah pertunjukan seni budaya.
"Penyelenggaraannya selama satu minggu, 22 sampai 28 Juni 2026. Kita juga melibatkan 19 sanggar dengan sekitar 380 pelaku seni, yang meliputi ketoprak, wayang, keroncong, campursari, kemudian ada pertunjukan tradisi lainnya," kata Purwiati.
Purwiati berharap, kehadiran Pasar Kangen dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM maupun masyarakat sekitar. Seperti pada penyelenggaraan tahun lalu, kegiatan yang didukung Dana Keistimewaan ini berhasil mencatatkan omzet hingga Rp4,5 miliar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....