Ratusan Pelajar SD-MI Sinjai Adu Kemampuan di Lomba Bertutur Cerita Rakyat
- 19 Jun 2026 03:50 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Sebanyak 101 siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dari berbagai sekolah di Kabupaten Sinjai ambil bagian dalam Lomba Bertutur yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sinjai, Kamis 18 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Dispusip Sinjai tersebut mengusung tema “Melestarikan Cerita Rakyat untuk Generasi Emas 2045”.
Lomba ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menampilkan kemampuan bertutur sekaligus mengenal kembali cerita rakyat sebagai bagian dari warisan budaya bangsa. Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, membuka kegiatan tersebut secara resmi, didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sinjai, Andi Muhammad Idnan, serta dihadiri guru pendamping dan orang tua peserta.
Kepala Dispusip Sinjai, Andi Muhammad Idnan, mengatakan lomba bertutur merupakan salah satu program yang bertujuan meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat.
Para peserta yang berasal dari berbagai SD dan MI di Kabupaten Sinjai tampil membawakan cerita rakyat dengan gaya dan ekspresi masing-masing. Penampilan mereka dinilai berdasarkan kemampuan bercerita, penguasaan materi, ekspresi, intonasi, dan kreativitas dalam menyampaikan pesan cerita.
Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menilai lomba tersebut bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, cerita rakyat mengandung banyak nilai moral yang relevan untuk ditanamkan kepada anak-anak.
“Melalui lomba bertutur, anak-anak tidak hanya belajar memahami isi cerita, tetapi juga menghayati nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dan menyampaikannya kembali dengan penuh ekspresi serta kreativitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterampilan bertutur juga dapat membantu meningkatkan kemampuan komunikasi, melatih kepercayaan diri, dan mendorong pola pikir kritis peserta didik. Karena itu, kegiatan semacam ini dinilai penting untuk terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Andi Jefrianto juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan lomba ini sebagai pengalaman berharga dalam mengembangkan potensi diri. Ia menegaskan bahwa keberanian tampil dan semangat melestarikan budaya merupakan prestasi yang patut diapresiasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....