Ozzy Syahputra Rilis “Pucuk Pisang”, Kolaborasi Melayu Klasik dengan Musik Modern

  • 17 Jun 2026 20:30 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Bagi sebagian kalangan, khususnya Generasi Z, nama Ozzy Syahputra mungkin belum begitu familiar. Namun bagi generasi milenial, sosoknya sangat dikenal sebagai aktor yang kerap menghiasi layar kaca melalui sinetron legendaris Si Manis Jembatan Ancol. Di balik kiprahnya sebagai aktor, Ozzy ternyata juga memiliki perjalanan panjang di dunia musik.

Jauh sebelum dikenal luas lewat dunia akting, Ozzy merupakan salah satu talenta muda berprestasi di Sumatera Utara. Ia pernah meraih juara dalam ajang Bintang Radio dan Televisi tingkat Sumatera Utara pada era 1980-an. Kini, setelah cukup lama tidak merilis karya musik, Ozzy kembali hadir dengan single terbaru berjudul “Pucuk Pisang”, sebuah lagu daerah Melayu yang telah populer sejak masa kemerdekaan.

Dalam proyek tersebut, Ozzy berkolaborasi dengan sahabat masa kecilnya, Merdi Sihombing. Ia mengaku bahagia akhirnya bisa membawakan lagu yang telah lama dikenal masyarakat Melayu tersebut.

“Iya, tentunya bahagia banget ya, karena aku merasa seperti 30 tahun yang lalu waktu pertama kali mengeluarkan album. Sudah lama sekali tidak mengeluarkan single. Sekarang kalau mau bikin single harus dipikirkan matang-matang apa yang mau dilempar ke pasaran,” ujar Ozzy saat hadir dalam program promosi lagu “Pucuk Pisang” di Studio PRO 1 RRI Madiun, Rabu (10/6/2026).

Ozzy menjelaskan, awalnya dirinya dan Merdi berencana membuat sebuah podcast dengan menggunakan lagu “Pucuk Pisang” sebagai musik latar. Namun seiring berjalannya waktu, keduanya justru lebih fokus menggarap lagu tersebut hingga akhirnya memutuskan untuk merilisnya secara resmi.

“Sebenarnya kita tadinya mau bikin podcast sama sahabatku Merdi Sihombing. Kami bersahabat sejak tahun 1981, saat sama-sama mengikuti Bintang Radio dan Televisi tingkat Sumatera Utara. Merdi juara dua, aku juara tiga,” kenang Ozzy.

Menurut Ozzy, lagu “Pucuk Pisang” dipilih karena memiliki kualitas musikal yang kuat namun belum banyak dikenal generasi muda saat ini. Ia menyebut lagu tersebut sebagai hidden gem yang memiliki melodi manis dan khas Melayu.

Melalui tangan Ozzy dan Merdi, “Pucuk Pisang” diaransemen ulang dengan nuansa yang lebih modern dan mudah diterima pendengar masa kini, tanpa menghilangkan karakter klasik yang menjadi identitas lagu tersebut.

“Kita pengen anak muda sekarang tahu kalau lagu daerah itu nggak ngebosenin. Lewat Pucuk Pisang, kita bawa vibe Medan era 80-an tapi dikemas dengan selera anak zaman sekarang. It’s like vintage meets modern chic!” kata Ozzy.

Terkait proses produksi, mulai dari rekaman, mixing, hingga pembuatan video musik, Ozzy mengaku pengerjaannya berlangsung relatif cepat. Hal itu karena lagu “Pucuk Pisang” sudah sangat akrab di telinganya maupun masyarakat Sumatera Utara.

“Cepat ya. Karena lagu Pucuk Pisang itu sudah familiar banget dan memang lagu di Sumatera Utara sudah terkenal sekali,” ujarnya.

Ke depan, Ozzy berharap dapat terus berkarya dengan mengangkat kembali lagu-lagu Melayu dan daerah lainnya. Selain melestarikan warisan budaya, langkah tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pencipta lagu melalui royalti yang diterima.

Tak hanya itu, Ozzy juga berpesan kepada generasi muda agar berani menjadikan hobi sebagai profesi yang ditekuni secara serius.

“Kalau memang itu passion dan hobi kita, jalani dengan komitmen. Jangan gampang menyerah, karena setiap proses pasti membutuhkan perjuangan,” pesannya.

Melalui perilisan “Pucuk Pisang”, Ozzy Syahputra membuktikan bahwa musik daerah tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Dengan sentuhan aransemen modern, lagu-lagu warisan budaya dapat kembali hidup dan menjangkau generasi baru tanpa kehilangan identitas aslinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....