Antrian Panjang di SPBU kota Gunungsitoli, Sikap Panic Buying Masyarakat
- 12 Jun 2026 16:22 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Menyoroti antrian kendaraan yang tampak di sejumlah SPBU di Kota Gunungsitoli beberapa hari ini, Sekda Kota Gunungsitoli minta masyarakat jangan panik buying.
Hal ini dikemukakan Sekda Kota Gunungsitoli, Andika Laoli pada saat dikonfirmasi rri.co.id terkait kelangkaan gas elpiji 3kg yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat serta antrian panjang di sejumlah SPBU.
Andika mengatakan tidak ada kelangkaan BBM di kota Gunungsitoli, betul memang pertamax mengalami kenaikan harga yang cukup siginifikan namun stok masih ada demikian juga stok pertalite dan BBM lainnya di sejumlah SPBU.
“Ini saya rasa tindakan panic buying saja, sehingga ketika harga pertamax naik maka warga menyetok BBM takut harga bakal naik lagi, saya katakan tidak yah, jadi stok kita aman di kota Gunungsitoli jadi tidak perlu antri panjang di SPBU seolah-olah harga akan naik atau BBM akan habis,” ucap Andika, Jum’at 15 Juni 2026.
Sementara itu Aura salah seorang warga mengeluhkan antrian di SPBU yang mulai terjadi lagi di kota Gunungsitoli. Ia sendiri bingung ada apa, apakah ada krisis BBM atau seperti apa. harapannya kondisi bisa normal kembali agar dirinya tidak perlu mengantri lama untuk mengisi BBM ditangki motornya.
“Aku juga bingung kenapa antri, kek mau habis aja pertalite, malas kalau antri-antri seperti ini, kita capek, panas-panasan dan urusan kita masih banyak, harapan kita ini bisa ditertibkan lagi, supaya normal kembali antriannya,” katanya.
Saat ini sejumlah SPBU di kota Gunungsitoli memang mulai dipadati masyarakat yang mengantri BBM. Antrian tampak mengular hingga ke badan jalan raya, bahkan antrian mulai terlihat dari pagi hingga malam hari. Beberapa SPBU juga tampak memasang papan pengumuman bahwa pertalite habis, sehingga warga pun menyerbu SPBU yang masih tersedia pertalite.
Page break
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....