Harga Tahu, Tempe dan Susu Kedelai di Pekanbaru Masih Stabil
- 11 Jun 2026 05:54 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Harga berbagai produk olahan kedelai seperti tahu, tempe, dan susu kedelai di Kota Pekanbaru hingga kini masih relatif stabil meskipun nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah mengalami penguatan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat produsen dan pedagang belum melakukan penyesuaian harga kepada konsumen.
Salah seorang produsen tahu di Pekanbaru, Alisa, mengatakan kenaikan harga bahan baku kedelai yang terjadi saat ini masih tergolong kecil sehingga belum berdampak pada harga jual produk. Menurutnya, harga kedelai hanya mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per karung dibandingkan sebelumnya.
"Kalau untuk sekarang belum ada kenaikan harga tahu. Harganya masih sama seperti biasa. Harga kedelai sekarang sekitar Rp555 ribu sampai Rp560 ribu per karung. Kenaikannya hanya sekitar Rp5.000 per karung, jadi kalau dihitung per kilogram hanya naik sekitar Rp100. Tidak terlalu tinggi," ujarnya, Rabu 10 Juni 2026.
Alisa menjelaskan, pihaknya juga masih menggunakan stok kedelai yang dibeli pada awal bulan sehingga belum mengetahui apakah akan ada perubahan harga bahan baku dalam waktu dekat. Meski demikian, ia berharap harga kedelai tetap terkendali agar pelaku usaha olahan kedelai tidak terbebani dan harga produk tetap terjangkau bagi masyarakat.
Sementara itu, pedagang tahu di Pasar Sukaramai Pekanbaru, Sukiati, mengaku harga tahu yang dijualnya masih stabil meskipun beredar informasi mengenai kenaikan harga kedelai. Namun demikian, ia mengeluhkan penurunan penjualan yang berdampak pada omzet harian.
"Kalau kedelai memang dibilang naik, tapi harga tahu alhamdulillah masih stabil. Yang berkurang itu justru penjualannya. Biasanya omzet bisa sampai sekitar satu juta rupiah per hari, sekarang menurun. Tapi tetap disyukuri saja," katanya.
Menurut Sukiati, menurunnya daya beli masyarakat mulai terasa menjelang masa libur sekolah. Beberapa pelanggan yang biasanya membeli tahu goreng dalam jumlah besar kini mengurangi pembelian. Jika sebelumnya ada pelanggan yang mengambil satu keranjang berisi sekitar 80 hingga 100 potong tahu, kini jumlah pembeliannya hanya berkisar 30 potong.
Baik produsen maupun pedagang berharap harga kedelai impor tetap stabil di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Mereka juga berharap daya beli masyarakat kembali meningkat sehingga penjualan produk olahan kedelai dapat kembali normal dan usaha kecil yang bergantung pada komoditas tersebut tetap dapat bertahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....