Wonogiri Jadi Daerah Pertama Pelatihan AI untuk UMKM

  • 03 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Kabupaten Wonogiri menjadi daerah pertama di Indonesia yang dipilih Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI) sebagai lokasi pelaksanaan Pelatihan Kecerdasan Artifisial (AI) Praktis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar di Ruang Khayangan Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Rabu 3 Juni 2026, diikuti 150 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi RI, Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan Wonogiri dipilih sebagai lokasi perdana karena dinilai memiliki potensi besar di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, produk lokal, dan UMKM berbasis kearifan lokal.

“Kabupaten Wonogiri adalah Lokasi pertama yang kami pilih, se-Indonesia, untuk dilaksanakan pelatihan ini,” ucapnya.

Menurut Edwin, pelaku UMKM memiliki peran penting sebagai penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Karena itu, pemerintah mendorong mereka agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial.

“Mereka yg menguasai AI akan memiliki keilmuan lebih tinggi, kecepatan dalam bekerja, dan produktivitas yang tinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan dalam pemanfaatan teknologi digital, mulai dari keterbatasan literasi digital, akses teknologi, hingga pemahaman model bisnis digital. Melalui pelatihan ini, Komdigi berharap kesenjangan kemampuan digital di sektor UMKM dapat ditekan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Wonogiri, Wiyanto, yang membacakan sambutan Bupati Wonogiri, menegaskan penguatan kapasitas UMKM menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

“Mendorong UMKM berkembang, berjalan bersama dengan upaya menjaga daya beli masyarakat, untuk memastikan roda usaha pelaku UMKM berputar,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Wonogiri hingga akhir 2025, terdapat 62.628 UMKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Jumlah tersebut terdiri atas 62.282 usaha mikro, 305 usaha kecil, dan 21 usaha menengah.

Wiyanto menyebut pendataan NIB menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk membuka akses pengembangan usaha yang lebih luas, termasuk memasuki pasar digital dan berbagai marketplace.

“Langkah pendataan UMKM dengan pemberian NIB, menjadi satu strategi Pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk membuka pintu pengembangan UMKM ketika dibutuhkan untuk melangkah lebih tinggi,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari Praktisi UMKM sekaligus Duta Canva Indonesia, Dista Ayu Marsega. Materi yang diberikan meliputi pengenalan AI untuk promosi dan penjualan, teknik membuat prompt, penyusunan caption dan iklan, pembuatan desain visual, slogan, jingle promosi, hingga pembuatan website produk menggunakan teknologi AI.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Selain sesi praktik, kegiatan juga diisi dengan doorprize, pembagian suvenir, dan berbagai ice breaking yang membuat suasana semakin meriah. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....