PPIH Debarkasi Palembang Matangkan Persiapan Kepulangan Jemaah Haji 2026

  • 02 Jun 2026 09:57 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • PPIH Debarkasi Palembang telah mematangkan seluruh persiapan penyambutan kepulangan jemaah haji 1447 H/2026 M, termasuk finalisasi alur penjemputan dan pelayanan di Asrama Haji Palembang.
  • Berbagai instansi seperti TNI, Polri, Imigrasi, Saudia Airlines, dan Angkasa Pura bersinergi untuk memastikan proses kedatangan jemaah berjalan aman, lancar, dan efisien mulai dari bandara hingga pemulangan ke daerah asal.
  • Keluarga jemaah diimbau tidak menjemput langsung di Asrama Haji Sumsel untuk menghindari kemacetan dan kepadatan massa, serta diminta menjemput di titik-titik yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah atau KBIHU masing-masing.

RRI.CO.ID, Palembang - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang terus mematangkan persiapan untuk menyambut kepulangan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M. Berbagai langkah strategis dilakukan guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar, aman dan minim hambatan.

Setelah menggelar rapat pemantapan bersama seluruh pemangku kepentingan pada 25 Mei 2026, tim PPIH Debarkasi Palembang langsung melakukan finalisasi dan pengecekan kesiapan di Aula Penyambutan Asrama Haji Palembang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan akhir menjelang kedatangan kloter pertama.

Sesuai jadwal resmi, Kloter 1 Debarkasi Palembang diberangkatkan dari Bandara Jeddah pada Senin 1 Juni 2026. Kloter perdana tersebut dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada Selasa pagi 2 Juni 2026.

Untuk mengantisipasi berbagai dinamika di lapangan, PPIH Debarkasi Palembang telah menyusun alur penjemputan dan skenario kedatangan jemaah secara rinci. Seluruh tahapan kedatangan hingga pemulangan ke daerah asal dipersiapkan secara matang melalui koordinasi lintas sektor.

Dari sisi keamanan, TNI dan Polri menyatakan kesiapan penuh untuk melakukan pengawalan dan pengamanan di sepanjang jalur kepulangan jemaah. Langkah ini diharapkan dapat menjamin kelancaran arus transportasi dan keamanan selama proses pemulangan berlangsung.

Sementara itu, Maskapai Saudia Airlines dan PT Angkasa Pura telah melakukan koordinasi intensif guna mempercepat proses penurunan penumpang, penanganan bagasi, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya di bandara. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

Di sektor keimigrasian, pihak Imigrasi memastikan pemeriksaan paspor dan dokumen perjalanan dapat dilakukan secara cepat dan efisien. Dengan demikian, jemaah dapat segera melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Palembang tanpa kendala berarti.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, mengimbau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta keluarga jemaah agar tidak melakukan penjemputan langsung di Asrama Haji Sumsel.

"Kami mengimbau dengan sangat agar keluarga jemaah tidak menjemput langsung ke Asrama Haji Sumsel. Kebijakan ini diambil demi kenyamanan bersama, menghindari kemacetan parah, serta mencegah kepadatan massa di dalam maupun di luar area asrama," ujar M. Arkan, Senin 1 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota melalui Kemenhaj Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan telah rampung dilakukan. Keluarga jemaah diminta menunggu dan melakukan penjemputan di titik-titik yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah atau KBIHU masing-masing.

Dengan persiapan yang matang dan sinergi seluruh pihak terkait, PPIH Debarkasi Palembang berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam menyambut kepulangan jemaah haji sehingga seluruh proses berlangsung aman, nyaman, tertib, dan khidmat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....