Pasca Iduladha, Harga Cabai Merah di Kota Bengkulu Masih Bertahan Tinggi
- 02 Jun 2026 08:53 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pasca perayaan Iduladha 1447 Hijriah, harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu masih bertahan tinggi. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena turut memengaruhi pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis.
Di Pasar Panorama Kota Bengkulu, harga cabai merah masih dijual berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram. Harga tersebut tercatat belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan saat momentum Iduladha pada 27 Mei lalu.
| Baca juga: Harga Cabai di Arga Makmur Mulai Turun |
Salah seorang pedagang cabai di Pasar Panorama, Santi, mengatakan harga cabai hingga saat ini masih relatif tinggi karena pasokan belum sepenuhnya stabil. Meski demikian, menurutnya sudah mulai terlihat adanya pergerakan harga, walaupun belum memberikan dampak yang berarti di tingkat pedagang maupun konsumen.
"Untuk saat ini harga cabai merah masih di kisaran Rp50 ribu sampai Rp60 ribu per kilogram. Memang sudah ada sedikit pergerakan, tetapi belum signifikan karena stok yang masuk ke pasar masih belum stabil," ujar Santi, Selasa 2 Juni 2026.
| Baca juga: Harga Bawang Putih di Arga Makmur Naik |
Ia menjelaskan, ketersediaan pasokan menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga cabai di pasaran. Apabila distribusi dan stok dari daerah penghasil kembali normal, maka harga diperkirakan akan berangsur turun dan menyesuaikan dengan kondisi pasar.
Menurutnya, para pedagang juga berharap pasokan cabai dapat kembali lancar sehingga harga menjadi lebih terjangkau dan daya beli masyarakat dapat meningkat. "Ya kalau sekarang itu kan, pembeli juga tidak kayak biasanya, mereka lebih irit saja, yang biasa beli satu kilo sekarang setenganya," katanya.
Sementara itu, sejumlah warga berharap harga berbagai kebutuhan pokok, khususnya cabai dan bahan pangan lainnya, dapat segera mengalami penurunan. Mereka menilai harga yang masih tinggi cukup membebani pengeluaran keluarga, terutama setelah meningkatnya kebutuhan selama momentum hari besar keagamaan.
Masyarakat juga berharap pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok dan distribusi bahan pangan di pasar-pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga serta mengantisipasi lonjakan yang berkepanjangan. Dengan mulai berakhirnya periode permintaan tinggi pasca Iduladha, diprediksi harga cabai merah akan berangsur normal dalam beberapa pekan ke depan seiring membaiknya pasokan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....