Ponpes Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang Sembelih Enam Kerbau Qurban
- 31 Mei 2026 23:32 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Kampar - Suasana penuh khidmat, gotong royong, dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pada tahun ini, keluarga besar pondok pesantren menyembelih sebanyak enam ekor kerbau sebagai bentuk ibadah sekaligus wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari tasyrik, tersebut berlangsung di lingkungan pondok pesantren dan dihadiri oleh para guru, staf, santri, serta masyarakat sekitar yang turut menyaksikan langsung proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban. Proses penyembelihan hewan qurban dipimpin oleh salah seorang guru, Sohep, dengan tetap memperhatikan syariat Islam serta tata cara penyembelihan yang baik dan benar. Sejak pagi, panitia yang terdiri dari majelis guru bersama santri senior telah bersiap membantu seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan lokasi hingga pengemasan daging.
Keterlibatan santri dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung tentang nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Kerja sama antara guru, santri, dan masyarakat membuat proses pelaksanaan qurban berjalan lancar dan penuh kehangatan. Pimpinan Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang, Rusydi Nur, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan qurban tahun ini serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi.
"Nilai-nilai qurban tidak hanya berhenti pada ritual ibadah tahunan, tetapi harus menjadi karakter yang terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. Semangat berbagi dan nilai pengorbanan dalam ibadah qurban ini diharapkan terus tertanam dan diamalkan oleh santri maupun masyarakat luas dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Rusydi 30 Mei 2026.
Setelah proses penyembelihan dan penimbangan selesai, ratusan paket daging kerbau qurban kemudian didistribusikan secara tertib kepada masyarakat sekitar pondok pesantren serta pihak-pihak yang berhak menerima. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara pondok pesantren dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai solidaritas sosial di lingkungan pendidikan Islam tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....