Bioskop Palembang Putar Film Mahasiswa UIN Fatah

  • 31 Mei 2026 11:25 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang menyerahkan cinderamata kepada RRI Palembang dan Sriwijaya Radio dalam kegiatan screening film mahasiswa.
  • RRI Palembang mengapresiasi kualitas film karya mahasiswa yang dinilai baik dari segi editing, visual, dan penyampaian cerita.
  • Penyerahan cinderamata menjadi simbol penguatan kerja sama antara UIN Raden Fatah dan RRI Palembang dalam mendukung edukasi serta kreativitas mahasiswa.

RRI.CO.ID, Palembang - Teori-teori komunikasi yang biasa diperdebatkan di dalam ruang kuliah kini mewujud di atas layar perak. Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2024 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang memboyong karya-karya sinema mereka ke bioskop CGV Social Market Palembang.

Bukan sekadar penayangan biasa, agenda bertajuk Screening Output Project untuk Mata Kuliah Perencanaan Komunikasi ini menjadi ujian nyata sekaligus pembuktian kemampuan teknis para mahasiswa di hadapan dosen, orang tua, dan praktisi media lokal.

Sineas muda kampus ini mencoba keluar dari batas-batas akademis yang kaku. Mereka ditantang mengemas pesan sosial yang rumit ke dalam visualisasi yang renyah dan mudah dicerna masyarakat umum.

Langkah berani ini mendapat tempat di mata industri. Sejumlah media penyiaran lokal ikut mengawal pergerakan kreatif ini. Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan ekosistem media, panitia memberikan penghargaan khusus kepada RRI Palembang dan Sriwijaya Radio Palembang yang hadir langsung menyaksikan pemutaran film.

"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh sponsor dan pihak yang mendukung. Secara khusus, apresiasi tertinggi kami sampaikan kepada RRI Palembang yang telah membuka ruang publikasi luas bagi karya kami agar bisa dikenal masyarakat," kata Pallie Febriyanti, salah satu perwakilan panitia, Jumat, 29 Mei 2026.

Validasi atas kualitas karya mahasiswa ini datang dari Ketua Tim Teknologi dan Media Baru (TMB) RRI Palembang, Suryadi. Menurutnya, sinema garapan mahasiswa ini sudah melampaui ekspektasi untuk ukuran karya akademik tingkat awal.

"Kualitas penyuntingan, kekuatan visual, hingga cara mereka menyampaikan cerita (storytelling) sudah cukup matang untuk ukuran mahasiswa. Ruang-ruang praktis seperti ini sangat penting untuk merangsang naluri kreatif generasi muda di industri media dan komunikasi," ungkap Suryadi.

Kolaborasi ini sekaligus menandai babak baru sinergi antara dunia akademis dan industri penyiaran di Palembang. Ke depan, ruang kreasi seperti ini diharapkan tidak berhenti sebagai pemenuhan nilai tugas akhir, melainkan menjadi inkubator lahirnya praktisi media yang siap kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....