Desa Wonosari Hadirkan CFN untuk Bangkitkan Ekonomi dan Budaya Lokal
- 29 Mei 2026 23:20 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Pemerintah Desa Wonosari bersama Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan Car Free Night (CFN) bertajuk “Wonosari Tengah Bermasa” dengan tema Peningkatan Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya Tradisional, yang dipusatkan di sepanjang Jalan Desa Wonosari Tengah, Kecamatan Bengkalis, Jumat malam 29 Mei 2026.
Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama dua malam tersebut dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan dan diisi dengan pertunjukan seni budaya tradisional seperti Reog dan kuda lumping. Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat setempat.
Kepala Desa Wonosari, Suswanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap CFN “Wonosari Tengah Bermasa” dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat desa sekaligus sarana pelestarian budaya lokal.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan pelestarian seni budaya tradisional,” ujarnya.
Suswanto juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirangkaikan sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Desa Wonosari yang diharapkan mampu menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat desa.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Desa Wonosari dan PWMOI Kabupaten Bengkalis dalam menghadirkan kegiatan yang bernilai ekonomi, sosial, dan budaya tersebut.
Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi, pelestarian budaya tradisional harus terus dijaga sebagai identitas masyarakat.
“Seni budaya tradisional bukan hanya tontonan, tetapi juga mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, sopan santun, dan kearifan lokal yang harus diwariskan kepada generasi muda,” ungkapnya.
Johansyah juga menilai keberadaan wartawan dan media online memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyebarluasan informasi yang positif dan edukatif kepada masyarakat. Antusiasme masyarakat terlihat memenuhi sepanjang Jalan Wonosari Tengah untuk menyaksikan pertunjukan seni budaya sekaligus berbelanja berbagai produk UMKM yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....