Rasulullah SAW, Teladan Manajemen Waktu dan Keseimbangan Hidup

  • 30 Mei 2026 11:50 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Era modern penuh dengan tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab harian, banyak orang sering merasa kewalahan dalam mengatur waktu. Ustadzah Dr. Luthfi Ulfa Ni'amah. M.Km. I narasumber acara Mutiara Pagi di RRI Madiun,Selasa 14 April 2026 mengatakan bahwa pentingnya kembali menoleh kepada sosok Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah atau teladan terbaik dalam mengelola kehidupan yang seimbang antara urusan dunia dan akhirat.

Dalam paparannya Ustadzah Luthfi mengingatkan bahwa kesibukan bukanlah alasan untuk mengabaikan kewajiban spiritual. Beliau memberikan perspektif bahwa Rasulullah SAW sendiri memiliki agenda yang sangat padat, mulai dari mengemban amanah sebagai kepala negara, menjalankan aktivitas perdagangan, hingga berdakwah menyebarkan risalah Islam kepada umat. "Kalau kita lihat Rasulullah itu kan pimpinan negara waktu itu ya. Beliau itu juga berdagang, kepala negara,juga perang juga ada dakwah, " tuturnya. Ustadzah Luthfi dalam pemaparannya juga mengajak para pendengar untuk melakukan refleksi diri melalui kehidupan Nabi Muhammad SAW. "Rasulullah saja sangat sibuk sekali, mengurus umat dan lain-lain. Itu juga seharusnya kita mengaca dari situ bahwasanya Rasulullah saja bisa membagi antara dunia dan akhirat. Kenapa kita tidak?" ujarnya.

Keteladanan ini menunjukkan bahwa kesibukan yang luar biasa tidak menghalangi Rasulullah untuk tetap menjaga kualitas ibadahnya. Keseimbangan yang beliau praktikkan membuktikan bahwa manajemen waktu yang efektif berakar pada niat yang benar. Ketika setiap aktivitas duniawi diniatkan sebagai bentuk ibadah kepada Allah, maka kehidupan profesional dan spiritual dapat berjalan secara harmonis.

Ustadzah Lutfi menegaskan, setiap tugas dan tanggung jawab harian yang kita jalani seharusnya dipandang sebagai peluang untuk menanam kebaikan. Dengan meneladani konsistensi Rasulullah dalam membagi peran, umat Muslim diharapkan mampu menjalani hari dengan lebih terarah, tenang, dan penuh berkah. Pada akhirnya, pesan utama yang disampaikan adalah tentang pentingnya penyadaran diri untuk selalu menempatkan akhirat sebagai tujuan utama di tengah hiruk-pikuk aktivitas dunia. Dengan mengikuti jejak langkah Rasulullah SAW, setiap individu diharapkan mampu meraih kesuksesan hidup, baik dalam urusan dunia yang fana maupun kebahagiaan yang kekal di akhirat kelak.

"Teladan Rasulullah ini relevan untuk diterapkan dalam kehidupan saat ini. Dengan mengatur waktu secara bijak, mendahulukan kewajiban, serta menjaga konsistensi dalam ibadah dan pekerjaan, setiap individu dapat meraih keberkahan hidup. Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa kesuksesan sejati adalah ketika dunia dan akhirat berjalan seimbang menuju ridha Allah SWT." pungkas Ustadzah Lutfi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....