Program PSEL di Galuga dan Kayumanis Butuh Dukungan Warga Setempat

  • 29 Mei 2026 19:54 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pemerintah di Kota Bogor terus mempersiapkan pelaksanaan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi pengelolaan sampah modern.
  • Pengembangan PSEL di dua lokasi tersebut juga dinilai membutuhkan dukungan masyarakat agar implementasinya berjalan optimal.

RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah di Kota Bogor terus mempersiapkan pelaksanaan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi pengelolaan sampah modern. Pada Jumat, 29 Mei 2026, program tersebut diproyeksikan berjalan di dua kawasan, yakni Galuga dan Kayumanis, untuk mengurangi persoalan sampah sekaligus mendukung pemanfaatan energi berbasis teknologi ramah lingkungan.

Program PSEL dinilai menjadi langkah strategis dalam menekan volume sampah yang terus meningkat di wilayah perkotaan. Selain itu, pengelolaan berbasis energi listrik diharapkan mampu memberi dampak positif terhadap lingkungan melalui teknologi pengolahan yang lebih modern.

Anggota DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, menilai kesiapan masyarakat menjadi bagian penting sebelum program dijalankan secara penuh. Ia menegaskan bahwa sosialisasi menyeluruh harus dilakukan agar warga memahami tujuan program dan manfaat lingkungan yang ingin dicapai.

“Harus ada sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat agar warga memahami bahwa program ini merupakan bagian dari upaya ramah lingkungan sehingga bisa diterima dengan baik,” ujar Safrudin Bima. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program tersebut.

Ia menjelaskan, masyarakat perlu memahami sistem kerja PSEL, manfaat jangka panjang, hingga dampak lingkungannya agar tidak muncul kesalahpahaman. Dengan komunikasi yang terbuka, warga di sekitar kawasan Galuga dan Kayumanis diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program secara positif.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyebut pemahaman warga menjadi salah satu faktor utama keberhasilan program pengolahan sampah berbasis energi listrik.

“Saat ini penting bagi warga untuk mengetahui program ramah lingkungan ini sehingga semua dapat menerima dan mengerti pola kerja yang akan berlangsung di dua areal tersebut,” kata Dedie Rachim.

Pengembangan PSEL di dua lokasi tersebut juga dinilai membutuhkan dukungan masyarakat agar implementasinya berjalan optimal. Pemerintah berharap pendekatan komunikasi yang baik dapat memperkuat penerimaan publik sehingga program pengelolaan sampah modern ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Kota Bogor.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....