Iduladha 1447 H Momentum Bangkitkan Semangat Berbagi

  • 30 Mei 2026 21:02 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial kepada sesama. Pesan tersebut disampaikan Aminudin saat menjadi khatib dalam pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Al-Huda, Desa Binjai Hulu, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, Rabu, 27 Mei 2026.

Dalam khutbahnya, Aminudin menegaskan Iduladha bukan sekadar perayaan tahunan ataupun hanya momentum penyembelihan hewan kurban semata, melainkan sarana untuk merefleksikan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan ketundukan kepada Allah SWT.

“Hari Raya Iduladha ini merupakan salah satu hari yang sangat penting dan bersejarah untuk meningkatkan ibadah individu sekaligus ibadah sosial. Hari Raya Iduladha bukan sekedar perayaan tahunan biasa, bukan pula hanya momen penyembelihan hewan kurban semata. Iduladha adalah momen untuk merefleksikan diri tentang pengorbanan, keikhlasan, ketundukan kepada Allah dan membangkitkan empati sosial terhadap kaum duafa dan masyarakat miskin,” ujarnya.

Ia mengatakan, Islam menghadirkan ibadah kurban sebagai bentuk pengingat manusia merupakan makhluk sosial yang harus saling peduli dan memperhatikan kondisi masyarakat di sekitarnya Menurutnya, ibadah kurban menjadi salah satu jalan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu agar mereka juga dapat merasakan sukacita Hari Raya Iduladha bersama seluruh lapisan masyarakat.

“Kurban hadir untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka agar pada hari raya ini semua lapisan masyarakat tanpa kecuali dapat merasakan kenikmatan dan kegembiraan bersama dengan mengonsumsi daging kurban. Momen ini mengajak kita semuanya untuk mengubah cara pandang terhadap ibadah kurban yang kita lakukan, mari kita niatkan ibadah ini selain untuk menunaikan syariat Allah juga sebagai ajang membantu sekaligus membahagiakan kaum miskin dan kaum duafa,” ucapnya.

Aminudin juga mengingatkan pentingnya membangun kepekaan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai masih ada sebagian masyarakat yang rajin menjalankan ibadah pribadi, namun kurang peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar.

“Kita harus sadar bahwa Islam sedang mengajarkan kepada kita untuk peduli kepada sesama, sebab barangkali tidak sedikit dari kita yang rajin beribadah secara pribadi akan tetapi kurang memiliki kepekaan sosial, hidup seolah-olah hanya kepentingan pribadi,” tuturnya.

Ia pun mengajak masyarakat menjadikan ibadah kurban sebagai momentum untuk membantu dan membahagiakan kaum duafa serta masyarakat miskin, selain sebagai bentuk ketaatan menjalankan syariat Allah SWT. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....