Jaring Bibit Atlet Usia Dini, Liga Solo Junior Pantau Talenta Pebasket

  • 28 Mei 2026 20:03 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pelaksanaan Liga Solo Junior 2026 yang digelar di GOR Sritex Arena menjadi momentum strategis untuk menjaring bibit unggul atlet bola basket usia dini.

Kompetisi yang menyasar para pelajar sekolah dasar dan menengah pertama ini bertujuan memetakan potensi talenta segar dari akar rumput.

Ketua Liga Solo, Wiji Nugroho, menerangkan pencarian bakat merupakan salah satu misi utama dibentuknya kompetisi ini.

Menurutnya, anak-anak usia dini di Kota Surakarta sangat membutuhkan panggung nyata untuk mempraktikkan mentalitas bertanding yang tidak didapatkan sekadar lewat latihan biasa.

Demi memaksimalkan penjaringan bakat tersebut, panitia memfasilitasi 12 tim tingkat SD, 15 tim putra SMP, dan 6 tim putri SMP untuk saling berkompetisi.

Seluruh rangkaian pertandingan yang dihelat mulai Senin, 25 Mei hingga Minggu, 31 Mei 2026 ini akan dipantau ketat kualitas permainannya.

"Nanti dari Liga Solo ini mungkin nanti bisa dimanfaatkan oleh Induk Organisasi Perbasi sebagai sarana untuk scouting. Jadi nanti output dari Liga Solo ini bisa dimanfaatkan untuk mencari talenta-talenta yang mungkin nanti akan dipakai untuk berpartisipasi di level berikutnya," kata Wiji Nugroho saat dihubungi rri.co.id, Kamis, 28 Mei 2026.

Sejalan dengan misi penjaringan tersebut, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, turut hadir meninjau langsung jalannya pertandingan.


Ia mengaku sangat takjub dengan kemampuan dasar para siswa dan melihat adanya peluang besar untuk diasah menjadi atlet profesional di masa depan.

"Hari ini saya melihat langsung pertandingan antara Tarakanita dan SD Kristen Manahan seru sekali. Dan saya semakin positif, semakin optimis bahwa anak-anak Solo yang berpotensi sebagai atlet khususnya di cabang olahraga," ujar Astrid Widayani, Kamis, 28 Mei 2026.

Melalui upaya proaktif ini, bakat-bakat terpilih nantinya dapat dibina secara lebih intensif untuk mewakili daerah di kejuaraan kelompok umur tingkat provinsi maupun nasional.

Keberadaan kompetisi berjenjang ini dipastikan akan membawa angin segar bagi regenerasi dan prestasi olahraga bola basket di Kota Surakarta. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....