Empat Langkah Promotif Wujudkan Cagar Budaya Lestari
- 27 Mei 2026 16:06 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Kadis Pariwisata Maluku Tenggara Budhi Toffy mengatakan, Kabupaten Maluku Tenggara memiliki kekayaan budaya yang sangat membanggakan dan banyak kajian yang menunjukkan terdapat peradaban tua yang unik disertai bukti bukti sejarah yang kuat, Rabu (27/5/2026).
“Warisan budaya benda, Cagar Budaya, Situs budaya, dan sebagainya semuanya itu sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini menunjukkan peradaban nenek moyang atau leluhur Kei yang sudah adaptif, yang visioner, dan sampai saat ini budaya Kei tidak lekang dimakan waktu,” ucap Toffy.
Toffy menegaskan, Warisan ini menjadi kebanggaan tersendiri, dan bukan hanya menjadi kebanggaan secara lokal, namun harus lebih promotif dengan melindungi, mengembangkan secara luas disertai pendampingan dan dimanfaatkan sebagai suatu identitas, melalui Pembinaan secara rutin.
“Kita perlu sentuhan dengan pendampingan-pendampingan dan seterusnya kita harus memanfaatkan identitas dari suatu daerah dan Pembinaan melalui pelaku-pelaku dan pegiat sejarahwan, budayawan, harus kita persatukan dalam satu wadah tertentu,” ucap Toffy.
Toffy menegaskan, Pemerintah daerah Maluku Tenggara melalui Dinas Pariwisata mengajukan 6 warisan budaya tabenda (WBTB) untuk dijadikan sesuai dengan program Prioritas Pemerintah khusus pada Kementerian Kebudayaan, di tahun ini sekurangnya terdapat 2.000 warisan budaya tabenda yang dapat diinventarisir.
“Kita dari kabupaten Maluku Tenggara sudah 6, diantaranya adalah yang pertama bahasa Kei. Masih ada digunakan tetapi lambat laun ini sudah mulai berkurang, dan itu masih lebih banyak digunakan di ohoi-ohoi. Dan generasi muda, walaupun mereka mengerti bahasa Kei, tetapi ini ketika disuruh diucapkan, itu sudah mulai berkurang. Kita lalui dengan Program Revitalisasi Bahasa Kei,” tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....