Stok Bapokting saat Libur Iduladha Dipastikan Aman, tapi Harga Cabai Naik
- 27 Mei 2026 01:00 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Kota Madiun - Tim gabungan dari Dinas Perdagangan dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Madiun Kota melakukan pemantauan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) di sejumlah lokasi, Senin, 25 Mei 2026. Pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok selama libur Iduladha 1447 Hijriah.
Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Madiun Tri Prasetyaningrum mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). “Menjelang Hari Raya Iduladha pada Rabu 27 Mei 2026, kami melakukan pemantauan harga dan stok bapokting agar tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan di Pasar Besar Madiun (PBM), sejumlah komoditas terpantau stabil. Namun, harga cabai mengalami kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya.
Dari hasil pemantauan, untuk harga cabai rawit kini mencapai Rp75 ribu per kilogram, cabai besar keriting Rp60 ribu per kilogram, dan cabai besar biasa Rp65 ribu per kilogram. “Cabai termasuk volatile food yang harganya mudah berubah karena dipengaruhi cuaca, tingginya permintaan, serta saat ini sedang musim hajatan (pesta pernikahan),” ucap dia.
Meski demikian, Tri menilai, kenaikan harga dinilai masih dalam batas wajar. “Naiknya hanya kisaran Rp10 ribu (perkilogram), tidak terlalu signifikan banget, serta masih di tataran stabil," ucap dia.
Sementara itu, stok minyak goreng subsidi merek MinyaKita di PBM dipastikan aman. "MinyaKita stok aman karena Minggu lalu (Perum) Bulog (Madiun) menyuplai sebanyak 750 dus untuk sekitar 43 pedagang. Masing-masing pedagang memperoleh sekitar 18 dus," ujar dia.
Untuk harga MinyaKita kemasan dua liter, dari hasil pemantauan di PBM saat ini dijual Rp31.500. Tri menyebut, distribusi tambahan MinyaKita juga akan kembali dilakukan pada pekan depan. "Untuk Minggu depan ini akan ada droping (MinyaKita) lagi," ucap dia.
Selain minyak goreng, stok beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga dinilai mencukupi. "Setiap pedagang di Pasar Besar Madiun mendapat suplai sekitar 1 hingga 2 ton beras SPHP," ujar dia. Untuk harga beras tersebut, di kisaran Rp60 ribu per kemasan lima kilogram.
Dari hasil pemantauan, stok komoditas lain seperti bawang putih, bawang merah, daging sapi, dan daging ayam juga masih aman dengan harga yang relatif stabil.
Pemantauan tidak hanya dilakukan di Pasar Besar Madiun, tetapi juga menyasar tempat lain. "Nanti kami di Pasar Sleko, ritel modern, tempat penggilingan beras, hingga pangkalan LPG," ujar dia.
Menurut Tri, langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama libur Iduladha dan akhir pekan panjang di Kota Madiun. “Kami ingin memastikan harga dan stok bapokting tetap aman selama masa libur agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ucap dia mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....