Pemprov Bengkulu Klaim Kebijakan WFA dan WFH Tekan Biaya Operasional Kantor

  • 25 Mei 2026 11:27 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu mengklaim kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH) yang diterapkan sejak 17 April 2026 berhasil menekan biaya operasional perkantoran. Penghematan paling terasa terjadi pada penggunaan energi listrik di lingkungan kantor pemerintahan.

Kebijakan tersebut diterapkan dengan skema WFA sebesar 75 persen pada hari Kamis dan WFH penuh pada hari Jumat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya efisiensi anggaran di tengah kondisi keuangan daerah yang masih menjadi perhatian pemerintah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Bengkulu, Tommy Irawan, mengatakan berdasarkan evaluasi sementara pemerintah berhasil melakukan penghematan sekitar 5 hingga 10 persen. Penghematan tersebut terutama berasal dari berkurangnya konsumsi listrik di kantor pemerintahan.

Meski demikian, Tommy menyebut besaran nominal penghematan secara pasti masih dalam tahap penghitungan. Pemerintah saat ini masih membandingkan data pengeluaran operasional pada April dan Mei sebagai bahan evaluasi.

Sebelum kebijakan WFA dan WFH diterapkan, biaya pembayaran listrik di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu mencapai Rp1 hingga Rp1,5 miliar setiap bulan. Setelah kebijakan berjalan, biaya listrik diproyeksikan mengalami penurunan seiring berkurangnya aktivitas perkantoran.

Selain menekan pengeluaran daerah, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan fasilitas kantor. Namun pemerintah memastikan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan sistem kerja tersebut.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan kebijakan WFA dan WFH akan terus dilanjutkan selama dinilai efektif. Evaluasi berkala juga akan terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tidak mengalami gangguan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....