Tindak Lanjut MoU, Bupati Muara Enim dan Kaur Teken Sejumlah PKS Strategis
- 23 Mei 2026 08:00 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Bupati Muara Enim Edison, S.H., M.Hum., bersama istri dan rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kaur dalam rangka menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati beberapa waktu lalu. Kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi dan kerja sama antar daerah guna mendorong pembangunan yang saling menguntungkan.
Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai agenda penting, termasuk pertemuan antar jajaran pemerintah daerah serta peninjauan potensi kerja sama di sejumlah sektor strategis. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan Pemerintah Kabupaten Kaur.
Pada malam penyambutan yang digelar di halaman rumah dinas Bupati Kaur, Bupati Muara Enim menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan kerja sama yang telah dirancang Jumat malam 22 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan beberapa organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas PUPR, Pariwisata, BPBD, dan Bapperida.
Dalam sambutannya, Bupati Muara Enim mengajak seluruh pihak untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan demi kemajuan bersama. Ia menegaskan bahwa berbagi ilmu merupakan bentuk sedekah terbaik yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua daerah.
"Mari kita saling berbagi apa yang dapat di contoh Muara Enim di Kabupaten Kaur maupun sebaliknya kita berbagi. Berbagi ilmu pengalaman itu tidak Adak ruginya. Sedekah paling baik itu sedekah ilmu dan mendapatkan amal jariyah luar biasa," ucapnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari segi geografis maupun sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, kolaborasi dan komunikasi yang intens, baik secara langsung maupun melalui berbagai sarana, sangat penting untuk saling melengkapi kekurangan dan memperkuat keunggulan masing-masing.
Lebih lanjut, Bupati Muara Enim menjelaskan potensi besar kerja sama di sektor ekonomi, khususnya komoditas unggulan seperti kopi, CPO, dan batu bara. Ia menyebutkan bahwa produksi kopi yang mencapai 80 ton per hari serta potensi distribusi melalui Pelabuhan Linau menjadi peluang besar yang harus segera ditindaklanjuti.
Untuk merealisasikan kerja sama tersebut, kedua pihak berkomitmen segera melengkapi dokumen pendukung dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Langkah ini termasuk rencana menghadap Kementerian Kehutanan dan Presiden RI, mengingat kerja sama lintas provinsi memerlukan dukungan dan kebijakan dari pemerintah pusat, termasuk skema pinjam pakai kawasan hutan.
"Setelah ini kita segerakan melangsungkan lengkapi dukumen dukumen dan kita akan menghadap ke kementrian kehutanan dan menghadap presiden RI karena ini antar provinsi oleh Karana itu perlu penangan oleh pemerintah pusat. Kemudian statusnya tentu kita pinjam pakai kawasan hutan," ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Muara Enim menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun harapan bagi generasi mendatang. Ia berharap sinergi antara Muara Enim dan Kaur dapat terus diperkuat tanpa kendur, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....