Cegah Pencemaran Lingkungan, Panitia Kurban Diminta Kelola Limbah Kurban
- 22 Mei 2026 19:15 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman mengimbau panitia penyembelihan hewan kurban untuk membuat jugangan atau lubang penampungan limbah darah dan jeroan guna mencegah pencemaran lingkungan selama pelaksanaan Iduladha 2026.
Plt Kepala DLH Sleman Sugeng Riyanta mengatakan limbah hasil penyembelihan hewan kurban kerap menjadi persoalan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Menurut Sugeng, masyarakat masih sering mencuci jeroan sekaligus membuang limbahnya langsung ke saluran air, selokan, hingga sungai. Praktik tersebut dinilai berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu masyarakat di wilayah hilir.
“Nah ini yang kami minta untuk tidak dilakukan seperti itu,” ujar Sugeng, Kamis, 21 Mei 2026.
Sugeng menjelaskan, untuk penyembelihan sekitar 10 ekor kambing, lubang yang disiapkan minimal memiliki ukuran panjang, lebar, dan kedalaman sekitar setengah meter. Sementara untuk sapi atau lembu, ukuran lubang disesuaikan dengan jumlah dan ukuran hewan yang disembelih. Menurut Sugeng, langkah tersebut penting agar limbah kurban tidak menyebar ke lingkungan sekitar maupun mencemari sumber air seperti sungai, selokan, hingga embung.
“Masyarakat diimbau tidak membersihkan jeroan di aliran sungai karena dampaknya dapat dirasakan masyarakat lain yang menggunakan aliran air tersebut,” ucap Sugeng.
Selain pengelolaan limbah, Pemkab Sleman juga tengah menyiapkan surat edaran bupati terkait pelaksanaan kurban ramah lingkungan. Surat edaran tersebut mencakup pemilihan hewan kurban sehat, kewaspadaan penyakit hewan menular dan zoonosis, pengurangan sampah plastik, hingga tata cara penanganan limbah penyembelihan hewan kurban.
Sugeng menuturkan surat edaran itu nantinya ditujukan kepada perangkat daerah, lurah, petugas kesehatan hewan, panitia kurban, pedagang hewan kurban, pengelola rumah potong hewan, hingga masyarakat umum di Kabupaten Sleman.
“Penyelenggaraan Iduladha bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga kesempatan menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan, kebersihan, dan kelestarian lingkungan,” kata Sugeng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....