Ratusan Kilogram Ikan Sapu-Sapu Berhasil Diangkat dari Sungai di Kabupaten Bogor

  • 21 Mei 2026 10:01 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama warga menggelar aksi bersih sungai sekaligus penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan Situ Citatah dan Kali Cidarian pada Rabu, 20 Mei 2026. Dari kegiatan tersebut, sekitar 220 kilogram ikan sapu-sapu berhasil diangkat dari aliran sungai dalam waktu kurang lebih dua jam.

Kegiatan itu dipimpin langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto didampingi Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Muspika, hingga masyarakat sekitar yang ikut turun ke sungai. Menurut Rudy, kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pengendalian populasi ikan sapu-sapu yang selama ini dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem sungai. Selain itu, aksi tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan kebersihan aliran air.

“Ini bukan sekadar menangkap ikan sapu-sapu, tetapi mengajak masyarakat agar bersama-sama peduli menjaga sungai dan lingkungan sekitar,” kata Rudy.

Ia menjelaskan, keberadaan ikan sapu-sapu yang terlalu banyak dapat berdampak pada rusaknya habitat alami di dasar sungai. Karena itu, pengendalian populasi perlu dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Saat meninjau langsung kondisi sungai, Rudy juga menemukan adanya tumpukan sampah dan sedimentasi yang cukup tinggi di beberapa titik aliran sungai. Menurutnya, kondisi tersebut dapat memperbesar risiko banjir apabila tidak segera ditangani.

“Sedimentasi cukup tinggi dan sampah masih banyak ditemukan di sungai. Kalau kondisi ini dibersihkan dan dinormalisasi, potensi banjir tentu bisa ditekan,” ujarnya.

Selain penangkapan ikan invasif, Pemerintah Kabupaten Bogor turut melakukan penebaran eco enzyme sebanyak 30 liter ke aliran sungai. Cairan tersebut digunakan untuk membantu mempercepat penguraian zat pencemar di air.

Tidak hanya itu, sebanyak 5.000 bibit ikan lokal juga ditebar oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang akan dipusatkan di kawasan hulu sungai, yakni Telaga Warna dan Telaga Saat, pada 5 Juni mendatang.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga berencana melanjutkan program penghijauan dan normalisasi sungai di sejumlah titik untuk menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi potensi bencana banjir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....