Akademisi Dorong Distribusi Kurban Segar untuk Wilayah Terdampak
- 19 Mei 2026 15:40 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pendistribusian daging kurban ke wilayah terdampak bencana perlu dilakukan dengan sistem yang tepat agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga. Hal tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat menerima daging yang sehat dan layak konsumsi.
Pakar Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. drh. Nurliana, M.Si menekankan perlunya koordinasi antar lembaga dalam pelaksanaan dan distribusi kurban, terutama bagi daerah terdampak bencana.
“Perlulah sekali-sekali ada koordinasi kerja antara pihak MPU, pihak kedinasan, juga pihak kami supaya dapat melindungi masyarakat tersebut. Kalau pelaksanaan proses dilakukan dengan baik, tentunya daging kurban yang diterima masyarakat juga akan baik,” ujar Prof. Nurliana dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Senin 18 Mei 2026.
Ia menjelaskan pelaksanaan kurban untuk masyarakat terdampak tidak harus dilakukan langsung di lokasi bencana. Menurutnya, daging dapat diproses di lokasi yang memenuhi standar, kemudian didinginkan terlebih dahulu sebelum didistribusikan.
“Di daerah terdampak tidak perlu pelaksanaannya dilakukan di lokasi tersebut, tetapi dapat disalurkan sesuai aturan. Setelah pemotongan dilakukan sesuai ketentuan, daging bisa didinginkan lalu disebarkan dalam kondisi dingin sehingga masyarakat menerima daging yang fresh dan sehat,” sebutnya.
Prof. Nurliana menambahkan dukungan sarana seperti coolbox maupun kendaraan berpendingin juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan distribusi. Dengan sistem yang baik, pelaksanaan kurban diharapkan tidak hanya memenuhi nilai ibadah, tetapi juga menjaga kualitas pangan dan keselamatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....