Sekda Sintang Ingatkan Guru Hadapi Tantangan AI dan Dunia Digital
- 18 Mei 2026 20:28 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, mengingatkan para guru agar terus meningkatkan kemampuan di bidang digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Tingkat Dasar yang difokuskan pada Pelatihan Singkat Fotografi dan Videografi Praktis bagi para guru di Aula Hotel Cika Sintang, Senin 18 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Kartiyus menilai perkembangan dunia digital dan AI saat ini menjadi tantangan besar, termasuk bagi dunia pendidikan. Menurutnya, guru tidak boleh tertinggal dalam memahami perkembangan teknologi agar mampu mengikuti kemajuan zaman sekaligus membimbing peserta didik dengan baik.
“Musuh terbesar kita sekarang ini di fotografi dan AI. Tetapi saya senang dengan foto, video yang dibuat masing-masing orang. Karena itu mengandung pesan sejarah. Dimanapun momen apapunnya. Waktu memang tidak akan berulang. Tapi momen selalu bisa dikenang,” ujarnya.
Kartiyus mengatakan saat ini hampir seluruh sektor mulai memanfaatkan AI dalam pengambilan keputusan maupun aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi perhatian para tenaga pendidik agar tidak tertinggal dari perkembangan para peserta didik yang semakin akrab dengan teknologi digital.
“Tantangan dunia kerja sekarang, dunia AI. Apapun semua orang ambil keputusan pakai AI. Itu tantangan terbesar bagi kita guru. Murid-murid kita yang senang dunia elektronik lebih hebat dari kita gurunya. Jadi kita guru juga gak boleh tertinggal dalam dunia digital,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pelatihan fotografi dan videografi yang dinilai sangat relevan dengan perkembangan era digital saat ini. Menurutnya, kemampuan membuat foto dan video tidak hanya menjadi sarana dokumentasi, tetapi juga media edukasi serta penyampaian pesan positif kepada masyarakat.
Kartiyus berharap para guru dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kreativitas sekaligus memperkuat kemampuan literasi digital di lingkungan sekolah. Dengan begitu, para guru diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan dan budaya lokal.
Kegiatan pelatihan tersebut diikuti sebanyak 180 peserta selama tiga hari dan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sintang dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....