Tren Penurunan Penjualan Domba Kurban di Pandeglang

  • 17 Mei 2026 11:00 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Menjelang Hari Raya Iduladha, lapak-lapak pedagang hewan kurban mulai bermunculan di pinggir Jalan Raya Serang-Pandeglang, tepatnya di wilayah Desa Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Fenomena tahunan ini menandai persiapan menyambut hari besar keagamaan, meskipun aktivitas transaksi di lapangan masih menunjukkan kelesuan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya.

Seorang pedagang musiman di jalur tersebut, Nawasi, mengonfirmasi kondisi penurunan minat beli masyarakat pada musim haji kali ini. Pria yang telah berpuluh tahun berjualan di lokasi yang sama sejak puluhan tahun lalu tersebut merasakan perbedaan pola belanja konsumen yang belum menunjukkan lonjakan permintaan menjelang sepuluh hari sebelum perayaan Iduladha.

"Tahun ini agak kurang, tidak seperti tahun-tahun kemarin. Biasanya sebelum tanggal-tanggal sekarang sudah banyak pesanan masuk, tapi saat ini langganan belum pada datang," ujar Nawasi saat ditemui di lapak dagangannya, Minggu 17 Mei 2026.

Faktor pelemahan ekonomi di tingkat masyarakat menjadi penyebab utama minimnya warga yang menunaikan ibadah kurban tahun ini. Pada musim haji dan kurban sebelumnya, Ia mencatat peningkatan pembelian sudah terlihat pada sepuluh hari menjeleng Hari Raya Iduladha.

Menurut Nawasi ketidakpastian pendapatan membuat masyarakat lebih selektif dalam mengalokasikan anggaran belanja untuk kebutuhan di luar kebutuhan pokok harian. Nawasi mencatat rata-rata penjualan saat ini hanya menyentuh angka satu hingga dua ekor domba saja per hari.

Data ini berbanding terbalik dengan musim kurban tahun-tahun sebelumnya, menurutnya antusiasme warga untuk memesan hewan kurban sejak jauh-jauh hari tergolong sangat tinggi dan dinamis. "Sekarang pasokan juga belum berani saya tambah karena penjualan masih berkurang, paling terjual satu atau dua ekor sehari. Kemungkinan besar faktor ekonomi yang membuat masyarakat menunda pembelian kurban," kata Nawasi.

Harga komoditas domba kurban di lapaknya ini dipatok bervariasi mulai dari Rp3 juta untuk ukuran paling kecil hingga Rp4,5 juta untuk kualitas prima. Kini Ia menaruh harapan besar pada sisa waktu menjelang 27 Mei 2026 agar terjadi peningkatan tren beli dari para pencari hewan kurban asal Pandeglang maupun Serang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....