Sekda Bengkulu Tegaskan Komitmen Nol Pungli dan Penguatan Program Bantu Rakyat

  • 12 Mei 2026 11:57 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memimpin apel pagi sekaligus penandatanganan surat pernyataan anti-pungutan liar (pungli) dan gratifikasi di Aula Merah Putih, Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperkuat integritas aparatur sipil negara (ASN) demi pelayanan publik yang transparan.

Dalam sambutannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa seluruh ASN memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga marwah institusi serta memberikan teladan yang baik. Ia mengingatkan para pegawai agar senantiasa menunjukkan integritas, baik di lingkungan kerja maupun saat berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Seluruh pejabat struktural eselon III, eselon IV, hingga ketua tim di lingkungan Sekretariat Daerah turut menandatangani surat pernyataan tersebut sebagai bentuk keseriusan. Penandatanganan ini diharapkan tidak hanya bersifat simbolis, melainkan benar-benar diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Herwan Antoni menekankan pentingnya konsistensi antara komitmen tertulis dengan tindakan nyata yang dilakukan oleh setiap ASN. Ia memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik pungli maupun gratifikasi dalam memberikan pelayanan.

“Penandatanganan ini jangan hanya menjadi seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata tanpa adanya pungli dalam bentuk apa pun,” kata Herwan. Ia berharap momentum ini mampu memperkuat semangat reformasi birokrasi serta menciptakan budaya kerja yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pelayanan publik yang bersih merupakan kunci utama dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, seluruh ASN dituntut untuk bekerja secara jujur, transparan, profesional, dan penuh rasa tanggung jawab.

Selain penguatan integritas, Herwan juga mengingatkan jajarannya untuk mendukung penuh pelaksanaan program “Bantu Rakyat” yang menjadi prioritas daerah. Program tersebut mencakup inisiatif retret Merah Putih serta program anak asuh yang melibatkan pejabat maupun staf di lingkungan Pemerintah Provinsi.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh ASN semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Tujuan akhirnya adalah menciptakan birokrasi yang bebas dari pungli serta berorientasi pada pelayanan prima bagi seluruh lapisan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....