PMKRI dan Kampus Kopi Luncurkan Produk "Mace Papua"

  • 11 Mei 2026 13:39 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional 02 Mei 2026 kemarin, Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI ) Periode 2024-2026 bersama Kampus Kopi resmi melaunching produk kopi “Mace Papua”. Produk tersebut menjadi bagian dari pengembangan program kewirausahaan yang melibatkan kader muda PMKRI di berbagai daerah di Indonesia.

Peluncuran produk dari kerja sama antara Kampus Kopi dan Pengurus Pusat PMKRI, ditindaklanjuti oleh bidang kebendaharaan, pengurus pusat PMKRI melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pelatihan kewirausahaan, monitoring usaha, hingga penyusunan business plan bagi kader PMKRI di seluruh Indonesia.

Produk “Mace Papua” sendiri merupakan hasil olahan kopi dari para pemuda di wilayah Wamena yang diproses menjadi bubuk kopi siap edar. Produk ini direncanakan akan dipasarkan secara lebih luas melalui kerja sama dengan sejumlah keuskupan di Indonesia.

Salah satu wilayah yang menjadi fokus pengembangan adalah Flores. Melalui kolaborasi dengan keuskupan di wilayah Flores, program ini nantinya akan melibatkan masyarakat di daerah Manggarai dan Flores dalam pelatihan kewirausahaan bagi kader muda sekaligus mendukung para petani kopi lokal.

Susana Florika Marianti Kandaimu, Ketua Presidium PP PMKRI periode 2024-2026 menyampaikan bahwa kolaborasi bersama Kampus Kopi diharapkan mampu membuka ruang dan peluang bagi lahirnya generasi entrepreneur muda dalam menghadapi bonus demografi Indonesia.

"Setiap daerah di Indonesia memiliki potensi lokal yang sangat besar dan perlu dikembangkan oleh generasi muda. Karena itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, gereja, pemuda, dan sektor swasta untuk menciptakan wirausahawan muda berbasis potensi lokal di daerah masing-masing. Indonesia memiliki kekayaan potensi lokal yang luar biasa. Anak muda harus hadir menjadi pelaku utama dalam mengembangkan potensi tersebut agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi di daerah,” ucap Susan.

Melalui program ini, PMKRI berharap gerakan kewirausahaan berbasis potensi lokal dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi anak muda sekaligus mendukung kesejahteraan para petani kopi di berbagai wilayah Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....