Kartini Modern PLN Papua, Perempuan Tangguh Jaga Listrik hingga Pelosok
- 08 Mei 2026 18:52 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Semangat emansipasi perempuan yang diwariskan Raden Ajeng Kartini terus diwujudkan dalam berbagai sektor, termasuk dunia kelistrikan di Tanah Papua. Dua perempuan pemimpin di lingkungan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat tampil di garda depan menjaga pasokan listrik tetap andal hingga ke pelosok daerah.
Mereka adalah Margaret Mirino dan Sirante Banne Ringgi yang dinilai berhasil membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan mampu menjawab tantangan sektor kelistrikan yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.
Margaret Mirino yang memimpin Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kurik di Kabupaten Merauke mengatakan tugas menjaga keandalan listrik merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai putri asli Papua, Margaret kerap turun langsung ke lapangan melewati medan berlumpur hingga area persawahan demi memastikan pasokan listrik tetap terjaga, terutama di wilayah lumbung pangan Merauke.
“Saya memandang ini bukan sekadar tugas teknis, tetapi perjuangan menjaga harapan masyarakat agar hasil panen mereka tetap aman. PLN tidak hanya mengalirkan listrik, tetapi juga masa depan,” kata Margaret Mirino, Jumat (08/05/2026).
Ia mengenang salah satu peristiwa ketika bersama tim harus memperbaiki jaringan listrik yang tertimpa pohon saat badai pada musim panen agar aktivitas penggilingan padi warga tidak terganggu.
Menurut Margaret, kepemimpinan di lapangan membutuhkan keberanian dan keteladanan tanpa memandang gender.
“Tong bisa karena tong biasa,” tegasnya.
Ditempat terpisah, Sirante Banne Ringgi menghadapi tantangan berbeda di wilayah perkotaan Manokwari dengan tingkat kebutuhan layanan pelanggan yang tinggi.
Sirante mengatakan pendekatan komunikasi dan empati menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat, terutama saat terjadi gangguan kelistrikan.
“Gangguan teknis bisa diatasi, tetapi menjaga kepercayaan masyarakat adalah tantangan sebenarnya. Saya selalu menekankan kepada tim untuk mengutamakan keselamatan dan meredam emosi pelanggan dengan empati,” tutur Sirante Banne Ringgi.
Ia menilai kepemimpinan perempuan memiliki keunggulan dalam membangun komunikasi yang mengayomi sehingga mampu menjaga soliditas tim operasional di lapangan.
Sementara itu, General Manager PT. PLN UIW (Unit Induk Wilayah) Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan keberadaan perempuan di posisi strategis menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan ruang bagi sumber daya manusia yang kompeten.
“Srikandi PLN memiliki kombinasi ketelitian teknis dan empati yang tinggi. Di bawah kepemimpinan mereka, tantangan di lapangan dapat diselesaikan dengan dedikasi luar biasa,” kata Roberth.
PLN UIW Papua dan Papua Barat menyatakan terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif sekaligus memperkuat peran perempuan dalam mendukung pelayanan kelistrikan dan pembangunan di seluruh Tanah Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....