Gemar Ikan 2026, Pemkot Lubuklinggau Dorong Gizi Seimbang dan Cegah Stunting

  • 05 Mei 2026 12:32 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Lubuklinggau - Gemar Ikan merupakan gerakan nasional yang bertujuan meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat. Pemerintah Kota Lubuklinggau terus mengkampanyekan Gemar Ikan, dalam rangka mendorong gizi seimbang dan spaya mencegah stunting.

Hal itu disampaikan Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat yang diwakili Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Achmad Hasian Ritonga saat membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemar Ikan) Tahun 2026 di Lubuklinggau, Selasa 5 Mei 2026.

Achmad Hasian Ritonga menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter menjadi fondasi utama dalam mewujudkan daerah yang maju dan berdaya saing.

“Gerakan Gemar Ikan merupakan gerakan moral dan sosial yang mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya konsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat. Ikan bukan sekadar bahan pangan, tetapi sumber gizi yang kaya protein, omega-3, vitamin, dan mineral yang penting bagi pertumbuhan dan kecerdasan,” ujarnya.

Ia berharap melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa makan ikan bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan, sekaligus investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa.

Sementara itu, Ketua TP PKK Lubuklinggau, Risca Priba Ayu dalam materinya menyampaikan bahwa program Gemar Ikan telah digalakkan sejak tahun 2004 sebagai upaya mengkampanyekan pentingnya konsumsi ikan sejak dini. “Lubuklinggau juga turut mengkampanyekan salah satunya dengen sosialisasi ini,” ungkap Risca.

Kepala Dinas Perikanan Kota Lubuklinggau, Kamaludin, menyebutkan program Gemar Ikan merupakan gerakan nasional yang bertujuan meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat. “Ikan dinilai sebagai sumber pangan sehat, bergizi tinggi, mudah didapat, serta terjangkau oleh semua kalangan, mulai dari balita hingga lansia,” katanya.

Ia menjelaskan, konsumsi ikan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kecerdasan, sehingga diharapkan dapat menjadi bagian utama dalam pola makan sehari-hari masyarakat. “Diharapkan dapat menjadi bagian utama dalam pola makan,” tuturnya.

Adapun peserta sosialisasi berjumlah 45 orang. Terdiri dari kader posyandu dan orang tua anak penerima bantuan makanan dalam rangka penurunan angka stunting di Kota Lubuklinggau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....