Kualitas Pendidikan Bone Masih Hadapi Tantangan Literasi Siswa

  • 04 Mei 2026 21:50 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone – Momentum Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 menjadi refleksi penting bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bone, khususnya dalam melihat kualitas hasil belajar siswa. Meskipun akses pendidikan semakin terbuka luas, tantangan utama kini bergeser pada peningkatan mutu, terutama dalam kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di jenjang sekolah menengah atas.

Kepala Seksi Pembinaan SMA dan SLB Cabdis Wilayah III Bone, Dr. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd., menyampaikan hal tersebut pada Senin,4 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data yang ada, capaian kualitas belajar siswa masih belum merata dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.

“Kalau kita lihat data, justru di SMA masih ada yang di bawah 50 persen. Ini yang perlu kita intervensi bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa mutu pendidikan tidak hanya diukur dari banyaknya siswa yang bersekolah, tetapi dari sejauh mana siswa mampu memahami, mengolah, dan menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi dasar penting dalam membentuk generasi yang kompeten.

Menurutnya, peningkatan kualitas harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ketiga aspek ini harus berjalan seimbang agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap dan keterampilan yang baik.

Selain itu, peran sekolah dalam mengelola anggaran juga dinilai penting. Penggunaan dana pendidikan harus diarahkan pada program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas belajar siswa di kelas.

Ia berharap, melalui kerja sama semua pihak, tantangan kualitas pendidikan ini dapat diatasi secara bertahap sehingga menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....